Benda Berusia 40.000 Tahun Ungkap Asal-usul Tulisan Lebih Awal dari yang Diperkirakan

Benda Berusia 40.000 Tahun Ungkap Asal-usul Tulisan Lebih Awal dari yang Diperkirakan

Teknologi | sindonews | Jum'at, 27 Februari 2026 - 21:00
share

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa manusia Zaman Batu mungkin telah mencatat informasi menggunakan simbol hampir 40.000 tahun sebelum sistem tulisan tertua yang diketahui.

Para peneliti telah menemukan pola titik, garis, torehan, dan salib pada artefak gading dan tulang yang berusia antara 34.000 dan 45.000 tahun, sebagian besar berasal dari gua-gua di wilayah Jura Swabia, Jerman.

Fruhgeschichte menganalisis lebih dari 3.000 tanda pada 260 objek menggunakan metode komputasi.

Mereka menemukan bahwa simbol-simbol tersebut memiliki tingkat kompleksitas dan kepadatan informasi yang mendekati proto-kuneiform Mesopotamia, yang baru muncul sekitar 3.000 SM.Di antara temuan kunci adalah patung mammoth kecil dari Gua Vogelherd dan artefak "Adorant" dari Gua Geißenklosterle, keduanya diukir dengan deretan titik dan lekukan yang tersusun, yang diyakini berfungsi sebagai sistem komunikasi atau pencatatan informasi.

Para peneliti menyimpulkan bahwa ukiran-ukiran ini bukanlah hiasan acak, melainkan dibuat dengan sengaja untuk menyampaikan pesan.

Menurut Profesor Christian Bentz, tanda-tanda ini mungkin merupakan bentuk sistem notasi awal, sementara Ewa Dutkiewicz menekankan bahwa pengerjaan artefak yang teliti menunjukkan betapa pentingnya komunikasi informasi bagi masyarakat Paleolitik.

Hasil penelitian yang diterbitkan di PNAS ini menimbulkan kemungkinan bahwa kemampuan manusia untuk "menulis" atau mencatat ide dimulai puluhan ribu tahun lebih awal dari yang diyakini sebelumnya.