OpenAI Tuduh DeepSeek Meniru Model AI .lewat Teknik Distilasi

OpenAI Tuduh DeepSeek Meniru Model AI .lewat Teknik Distilasi

Teknologi | sindonews | Selasa, 17 Februari 2026 - 11:32
share

OpenAI menuduh perusahaan kecerdasan buatan China, DeepSeek, meniru model AI AS melalui teknik distilasi dan metode penghindaran, menurut memo yang dikirim ke Komite Pilihan Dewan Perwakilan Rakyat AS tentang Persaingan Strategis dengan Partai Komunis China.

Memo tersebut, tertanggal 12 Februari, menuduh DeepSeek menggunakan metode rahasia untuk mengakses model AI AS, kemudian menggunakan outputnya untuk melatih model baru mereka.

OpenAI mengklaim telah mendeteksi akun yang terkait dengan karyawan DeepSeek yang mencoba melewati kontrol keamanan dengan menggunakan server proxy dan router pihak ketiga untuk menyembunyikan lokasi sebenarnya.

Upaya tersebut, menurut OpenAI, memungkinkan DeepSeek untuk memperoleh output model untuk tujuan distilasi otomatis dan skala besar.Teknik ini memungkinkan model baru untuk "mewarisi" pola dan perilaku model yang sudah mapan tanpa harus mengakses kode internal secara langsung.

DeepSeek sebelumnya telah menarik perhatian global ketika model seperti DeepSeek-V3 dan R1 berkinerja hampir sebaik model-model terkemuka Amerika, meskipun perusahaan tersebut mengklaim bahwa model-modelnya dilatih dengan biaya lebih rendah.

Namun, OpenAI berpendapat bahwa keberhasilan tersebut mungkin merupakan hasil dari "menumpang gratis" pada model-model terdepan AS, yang merusak pengembalian investasi bagi perusahaan yang telah menginvestasikan miliaran dolar dalam infrastruktur AI.

Memo tersebut juga memperingatkan bahwa imitasi distilasi massal dapat menimbulkan masalah keamanan karena langkah-langkah keamanan yang dibangun ke dalam model asli tidak selalu ditransfer ke model kloning.

Ada juga kekhawatiran geopolitik karena model kloning mungkin mempertahankan fitur sensor atau perilaku sensitif lainnya yang selaras dengan kebijakan negara tertentu.Laporan Bloomberg dan Reuters mencatat bahwa beberapa respons DeepSeek ditemukan memblokir topik-topik yang sensitif secara politik seperti Taiwan dan Tiananmen.

Reaksi di dunia maya beragam, dengan skeptisisme dan sinisme.

Beberapa pihak mengejek OpenAI karena dituduh munafik, mengingat perusahaan itu sendiri sebelumnya telah dikritik karena menggunakan kekayaan intelektual dari berbagai sumber tanpa izin untuk melatih modelnya.

Meskipun laporan tersebut telah memicu perdebatan tentang arah AI global, DeepSeek sejauh ini belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai tuduhan tersebut

Topik Menarik