ByteDance Luncurkan Seedance 2.0, Model AI Generatif untuk Video Realistis
ByteDance telah meluncurkan model kecerdasan buatan generatif terbarunya, Seedance 2.0, yang menawarkan kemampuan pembuatan video yang lebih realistis dan konsisten daripada versi sebelumnya.
Di China, Seedance 2.0 sepenuhnya terintegrasi ke dalam aplikasi Doubao dan Dreamina.
Menurut ByteDance, model ini meningkatkan pemahaman tentang hukum fisika dan konsistensi adegan, sehingga meningkatkan kualitas video untuk tugas multi-shot dan adegan kompleks.
Seedance 2.0 juga memperkenalkan kebijakan penggunaan yang lebih ketat, termasuk larangan mengunggah gambar atau video individu sebagai referensi utama tanpa terlebih dahulu memverifikasi identitas mereka.
Langkah ini diambil untuk mengurangi risiko penyalahgunaan dan pembuatan video palsu yang melibatkan individu nyata.Segera setelah peluncuran, beberapa video deepfake yang melibatkan tokoh dan selebriti terkenal seperti Tom Cruise dan Brad Pitt menjadi viral di media sosial.
Situasi ini memicu kritik dari Motion Picture Association (MPA), yang menuntut agar ByteDance menghentikan aktivitas pelanggaran hak cipta karena penggunaan klip dan karakter berhak cipta tanpa izin.
Pada saat yang sama, para pelaku industri kreatif juga menyuarakan kekhawatiran tentang teknologi generatif baru ini, yang menurut mereka berpotensi merusak perlindungan karya asli dan meningkatkan tekanan pada para kreator konten.
Meskipun demikian, Seedance 2.0 terus menarik perhatian komunitas teknologi di seluruh dunia karena kemampuannya menghasilkan video berkualitas tinggi dalam rentang waktu 4 hingga 15 detik, dibandingkan dengan klip pendek generasi sebelumnya.








