RCTI Makin Seru Berkat Fitur Games Terbaru

Teknologi | sindonews | Published at Sabtu, 29 Agustus 2020 - 08:06
RCTI Makin Seru Berkat Fitur Games Terbaru

JAKARTA - Platform layanan Over-The-Top (OTT) RCTI+ kembali menghadirkan berbagai fitur terbaru untuk menghibur para pengguna. Fitur games diyakini akan mampu memberikan keseruan spesial bagi pengakses RCTI+.BACA JUGA - Siap diproduksi, Suzuki Pastikan Pasar Motor Listrik Masih Belum Jelas

RCTI+ terus berinovasi dalam memanjakan penggunanya. Setelah sebelumnya memiliki beberapa pilar yang dapat dinikmati yakni Video, News, Audio, hingga UGC Talent Search, kini RCTI+ semakin lengkap karena a memiliki pilar lainnya yaitu Games.

Di fitur ini pengguna dapat bermain beberapa permainan mobile seru hanya dalam satu aplikasi. Setelah meluncurkan delapan games yang bertepatan dengan momen ulang tahun RCTI+ yang pertama, yaitu Ani Crush Pang, Mla Match, Sudoku Indonesia, Sea Adventure, Sports Bowling, Pair Detective, Mla Climb Up, Pick Eat Up. RCTI+ menghadirkan lagi dua games baru dari MNC Games, yakni Kiko Run dan Lola Bakery.BACA JUGA - Beda Jauh dari yang Sekarang, Toyota Fortuner 2020 Terlihat di Dealer-Dealer

Chief Creative Production Officer MNC Animation, Sei Young Cheong mengatakan games tersebut kini sudah bisa dinikmati pengguna RCTI+ sejak diluncurkan pada 25 Agustus lalu. Selain itu dengan hadirnya fitur games, pengguna bisa memainkan beberapa game menarik langsung dari gadget mereka. "Game yang ada di aplikasi RCTI+ terdiri dari banyak genre mulai dari Adventure, online game, tembak-tembakan, sampai yang simpel juga ada kaya lola bakery, sehingga anak-anak sampai dewasa bisa main game di RCTI+," ujarnya dalam Intervew Virtual, Jumat (28/8/2020).

Dia menjelaskan, Spesifikasi game yang masuk ke RCTI+ saat ini tersedia untuk support iOS atau Android. "PC games itu lumayan berat perlu teknologi lebih, kita fokus ke mobile terlebih dahulu, nanti jika sudah stabil baru nanti kita tambah ke PC games," ungkap Cheong.

Dia menambahkan ke depannya RCTI + tidak akan berhenti di 10 games saja. Direncanakan setiap bulannya RCTI+ akan menghadirkan banyak games seru lainnya. "Kita menargetkan per bulan itu ada lima games baru. Game casual seperti candy crush, game fps kayak free fire, dan sebagainya, kita sudah ketemu beberapa game developer, tidak hanya lokal ttapi beberapa dari global juga seperti Korea," ungkapnya.

Menurutnya, Dari sepuluh games yang ada kini, dengan jenis bermacam-macam dan bisa dimainkan oleh anak-anak hingga orang dewasa, ia berharap semua pengguna bisa menikmati permainan di RCTI+.

"Kiko Run bisa dimainkan anak usia 4-9 tahun, unuk online game seperti shooting game mungkin diatas 10-20 tahun. Game Agregator itu tidak ada target audience nya, semua bisa main. Pengguna bisa langsung lihat playlist game, dan bisa langsung play, siapapun bisa main dan enjoy the game di dalam aplikasi RCTI+," papar Cheong.

Sementara Chief Operating Officer RCTI+ Helmi Balfas mengatakan hadirnya di fitur Games di RCTI+ mrupakan bentuk respons akan pesatnya industri games. Hadirnya games aggregator, seperti RCTI+, merupakan salah satu cara untuk mengembangkan industri games di tanah air.

"Saat ini banyak game publisher lokal dan global yang mencoba membuat games, tapi belum bisa penetrasi ke pasar. Dengan adanya games aggregator ini para publisher bisa memanfaatkan user RCTI+, lalu akan banyak disiapkan fitur untuk mengenalkan gamesnya," kata Helmi.

"Selainitu, untuk para gamers, jika ingin mencari games baru bisa masuk ke RCTI+. Nanti juga bisa saling interaksi dengan gamers lainnya, sehingga komunitas games ini bisa terbentuk," sambungnya.

Untuk menyediakan games itu tidak ada criteria khusus, tapi tetap ada aturannya. Games tersebut tidak boleh berbau vulgar dan terlalu brutal. Helmi juga menjelaskan untuk download, games bisa diakses secara free. Namun jika user ingin membeli item senjata atau kostum saat bermain games, mereka harus mengeluarkan biaya.

"Games itu market yang seksi sekali. Denganadanya Game Aggregatorini, bisa jadi pendorong agar industri semakin bertumbuh. Kita berharap semua jenis varian konten RCTI+ bisa diterima, utamanya ingin mendorong industri kreatif," tutur Helmi.

Artikel Asli