Loading...
Loading…
PHK 250 Orang Karyawan , Ini Penjelasan Mozilla

PHK 250 Orang Karyawan , Ini Penjelasan Mozilla

Teknologi | sindonews | Jumat, 14 Agustus 2020 - 13:57

NEW YORK - Mozilla melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 250 orang karyawannya. Jumlah ini setara dengan seperempat karyawan yang bekerja di perusahaan berbasis di Mountain View, California tersebut.

Kini perusahaan disebut-sebut hanya tinggal punya 750 karyawan.

CEO Mozilla Mitchell Baker mengatakan, pandemi virus corona berdampak signifikan terhadap pendapatan mereka. Akibatnya rencana yang sudah dibangun sebelum ada COVID-19 tidak lagi bisa diterapkan.

Sebagai dampak dari PHK ini, operasi Mozilla di Taipe akan ditutup. Perusahaan tidak mengatakan tim mana yang terkena dampak.

Sebelumnya pada Januari lalu, Mozilla sudah mem-PHK 70 orang karyawan, menyebut lambatnya peluncuran produk yang menghasilkan uang sebagai penyebanya.

"Saya sangat berharap ada cara lain untuk mengatur Mozilla agar sukses dalam jangka panjang dalam membangun internet yang lebih baik," tulis Baker dalam posting blognya dikutip dari The Verger, Jumat (14/8/2020).

"Tapi untuk melangkah lebih jauh, kita harus terorganisir untuk bisa memikirkan dunia yang berbeda," imbuhnya.

Baker menetapkan serangkaian fokus baru bagi Mozilla untuk menetapkan arah yang lebih kuat untuk perusahaan.

Misalnya, fokus pada membangun komunitas, mengembangkan produk baru yang mengurangi "bahaya", dan yang "disukai serta diinginkan oleh pengguna". Tapi yang paling penting, Mozilla fokus membangun produk yang mampu menghasilkan lebih banyak uang.

Mozilla sendiri mendapatkan sebagian uangnya dari perusahaan-perusahaann yang membayar untuk menjadikan browser mereka sebagai default di Firefox. Misalnya Baidu di China, Yandex di Rusia, dan Google di AS, serta browser lainnya.

Perusahaan juga menghasilkan royalti dari langganan dan iklan. Namun, pendapatan tersebut jumlahnya masih minoritas.

Kini, Mozilla bakal fokus pada produk layanan VPN yang bernama Pocket, chatroom VR Hubs, dan tools keamanan dan privasi barunya.

Perusahaan juga mulai meluncurkan layanan berlangganan untuk pelanggan selama beberapa tahun terakhir. Layanan ini menawarkan model berlangganan baru dan akses VPN langsung dari Firefox.

Original Source

Topik Menarik

{