Kominfo Ancam Blokir Whatsapp, Google, Instagram, 3 Hari Lagi!

Kominfo Ancam Blokir Whatsapp, Google, Instagram, 3 Hari Lagi!

Teknologi | BuddyKu | Senin, 18 Juli 2022 - 10:30
share

Kominfo Ancam blokir aplikasi karena banyak perusahaan asing seperti Google, WhatsApp, Instagram tidak terdaftar sebagai penyelenggara sistem elektronik swasta (PSE), padahal hari terakhir pendaftaran kurang dari 3 hari lagi.

Berdasarkan pantauan dari website Kominfo, baru 82 PSE asing yang terdaftar. Nama-nama besar seperti Google, WhatsApp, Instagram, Facebook dan Netflix belum terdaftar.

Jumlah perusahaan swasta asing besar yang terdaftar masih rendah. TikTok, Spotify, Resso adalah beberapa di antaranya. Tentu saja, mereka tentu saja bisa tetap eksis di pasar negara asalkan tidak melanggar aturan yang berlaku.

Pada saat yang sama, ada juga banyak PSE yang terdaftar di China, tepatnya 5.615. Berdasarkan pantauan, PSE ternama seperti Gojek, Tokopedia, Shopee, Lazada, Tiket, dan Blibli semuanya masuk dalam daftar.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate menyatakan bahwa pendaftaran ini adalah hal yang wajib dilakukan semua PSE.

"Harus melakukan pendaftaran PSE untuk memenuhi persyaratan perundang-undangan kita paling lambat tanggal 20 Juli ini sudah harus ya melakukan pendaftaran. Pendaftaran mudah karena itu dilakukan melalui OSS atau online single submission, jadi tidak ada alasan hambatan administrasi," Jelas Johnny.

Jika ada PSE yang melakukan kealpaan dalam pendaftaran ke Kemkominfo, pemerintah tidak segan untuk melakukan pemblokiran platform, lanjutnya.

Batas waktu yang diberikan Kominfo adalah pada tanggal 20 Juli 2022. Aturan tersebut diamanatkan oleh Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 5 Tahun 2020 tentang Private Scope PSE untuk terselenggaranya sistem dan transaksi elektronik yang andal, aman, dan bertanggung jawab.

Hingga saat ini belum diketahui kendalanya apa, sehingga masih banyak PSE asing besar yang belum mendaftar. Mereka belum memberikan pernyataan resmi. Jadi kita hanya harus menunggu dan melihat apakah Kominfo benar-benar akan memblokirnya pada 20 Juli.

Topik Menarik