Review Money Heist Korea Season 1: Terlalu Mirip dengan Versi Orisinal!
Serial Money Heist: Korea Joint Economic Area telah resmi dirilis pada 24 Juni 2022 kemarin. Mengadaptasi dari serial aslinya dari Spanyol yaitu Money Heist atau La Casa del Papel , tentu menjadi tugas yang cukup berat bagi serial ini agar bisa sukses.
Ekspektasi dan harapan para fan untuk melihat aksi Tokyo dan kawan-kawan ala drama Korea tentu menjadi tantangan tersendiri bagi serial ini. Beberapa hal pun dilakukan oleh Money Heist Korea untuk membuat serial ini berbeda dengan versi orisinalnya.
Money Heist: Korea Joint Economic Area sendiri bercerita tentang Korea Utara dan Korea Selatan yang diceritakan berhenti perang dan proses unifikasi, lalu melahirkan sebuah mata uang baru. Bukan membuat baik, hal ini malah menciptakan krisis ekonomi dan ketimpangan besar di kelas masyarakat.
Hal ini pun membuat Professor (Yoo Ji-Tae) mengumpulkan anggota untuk merampok bank Korea yaitu ada Tokyo (Jeon Jong-Seo), Berlin (Park Hae-So), Rio (Lee Hyun Woo), Moscow (Lee Won-jong), Denver (Kim Ji-hoon), Nairobi (Jang Yoon-ju ), Helsinki (Kim Ji-hun), dan Oslo (Lee Kyu-ho).
Usaha mereka pun mendapat perlawanan dari Polisi yang dikomandoi Seon Woo-jin (Kim Yun-jin as) dan Captain Cha Moo-hyuk ( Kim Sung-oh)
Lantas, dengan deretan cast yang mumpuni serta popularitas serial orisinalnya di seluruh dunia, mampukah Money Heist: Korea Joint Economic Area memuaskan para fan? Berikut review tim UP Station selengkapnya! ( SPOILER ALERT )
Plot Hampir Sama Persis dengan Versi Orisinal

Sebagai adaptasi dari versi Spanyol, terlihat sekali Money Heist Korea tidak ingin mengecewakan para fan yang sudah menonton orisinalnya. Hasilnya, mereka pun menjadi sangat setia dengan plot dari versi orisinalnya tersebut hingga ke berbagai detailnya.
Memang sih, hal ini bagus karena menghormati versi orisinalnya, namun hasilnya plot dari Money Heist Korea menjadi mudah terbaca dan cenderung kurang greget . Beberapa hal yang sukses menjadi plot twist di versi orisinalnya benar-benar diaplikasikan sama persis.
Contoh beberapa plot twist yang sama persis adalah Denver pura-pura membunuh sandera, Professor sengaja mengencani Kapten Polisi, para anggota berganti topeng, Rio memasukkan chip ke ponsel milik polisi, hingga Kapten Woo-Jin yang masuk ke dalam bank.
Untungnya, ketika memasuki pertengahan sampai akhir episode akhirnya terlihat beberapa bumbu yang membuat Money Heist Korea berbeda dari versi orisinalnya.
Meskipun begitu, berbagai scene plot twist yang tersaji ini sejatinya berhasil dibungkus dengan baik dan menegangkan. Hal ini tentunya akan membuat beberapa scene tersebut tetap menjadi menarik bagi yang belum menonton versi orisinalnya.
Konflik Politik yang Unik

Meskipun memiliki plot yang 80% mirip, Money Heist Korea untungya masih memiliki bumbu-bumbu baru dalam ceritanya yang membuatnya menjadi lebih unik dibandingkan versi orisinalnya. Konflik politik tentang unifikasi Korea Utara dan Korea Selatan menjadi bumbu unik serial ini.
Meski sudah berdamai, diceritakan jika masih ada sentimen antara orang Korut dengan Korsel, baik di kelompok perampoknya, pihak kepolisian, hingga sandera sekalipun. Hal ini membuat konflik dan perbedaan pendapat sering terjadi di antara perampok, sandera, hingga polisi.
Yang paling kentara dalam hal ini adalah dari segi polisi. Di mana ada Kapten Cha Moo-Hyuk yang cenderung terburu-buru dan memakai kekerasan untuk menyelesaikan perampokan. Sementara Kapten Seon Woo-jin ingin melakukan negosiasi dan pelan-pelan untuk menghadapi Professor.
Cast Ada yang Bagus, Ada yang B Aja
Cast tentunya menjadi poin penting dari project adaptasi sebuah film, di mana karakternya pasti akan dituntut sesuai dengan versi orisinalnya. Money Heist Korea yang berisikan cast papan atas pun bisa dibilang cukup baik dalam hal ini.
Tokyo yang menjadi pemeran utama dari serial ini sukses tampil cukup baik. Meski latar belakangnya berbeda dengan versi orisinal, Jeon Jong-Seo cukup sukses menjadi daya tarik tersendiri dengan perannya sebagai cewek yang bodo amat dan mementingkan objektif dalam usaha perampokannya.
Park Hae-soo sebagai Berlin juga bisa dibilang juga cukup apik karena memerankan karakter yang paling menyebalkan di geng kelompok, meskipun jika dibandingkan dengan versi orisinalnya masih terasa kurang berkesan.
Sementara untuk beberapa cast lainnya seperti Rio, Denver, Yoon Mi Seon (sandera) juga tampil oke meski belum terlalu menonjol karena spotlight . Lalu dari polisi ada Cha Moo-Hyuk dan Seon Wo Jin yang juga tampil cukup apik dan berhasil membuat suasana menjadi menegangkan.
Yang agak kurang justru adalah penampilan dari Professor. Yoo Ji-tae memang sukses memerankan Profesor dalam versi adaptasinya, namun sampai Season 1 berakhir belum ada momen yang membuat kita terpukau dengan kejeniusannya.
Sangat jarang scene flashback tentang bagaimana Professor tentang rencana perampokan ini, sehingga rasanya ia cuma menjadi bos yang mengontrol jalannya perampokan dari luar. Padahal rencana epik Professor adalah salah satu yang membuat karakter yang diperankan Alvaro Morte tersebut begitu bekesan di orisinalnya.
Kesimpulan
Bagi yang sudah menonton versi orisinalnya, mungkin akan terasa monoton dari awal sampai pertengahan serial ini, karena memiliki plot yang sangat mirip dengan versi orisinalnya. Namun untuk yang belum pernah nonton, mungkin akan cukup terpikat karena beberapa scene yang berhasil dibungkus dengan seru dan menegangkan.
Rating: 7/10
Dapatkan berita gaming dan informasi menarik lainnya seputar dunia game, esports, film, anime, dan lainnya hanya di UP Station.
Bagi kalian yang mau top-up game kesayangan kalian bisa langsung kunjungiUniPin! Proses cepat dan harga murah!
Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru dan berita gaming lainnya di akun sosial media kami:
Facebook:UP Station Indonesia
YouTube:Upstation Media
Twitter:@upstationmedia
Instagram:@upstation.media
Yuk gabung di grup Discord kami!
Discord:UniPin Official Community



