Loading...
Loading…
Rencana 'Gila' Inggris Pada 2035: Ingin Bangun PLTS Besar-besaran di Luar Angkasa

Rencana 'Gila' Inggris Pada 2035: Ingin Bangun PLTS Besar-besaran di Luar Angkasa

Teknologi | indozone.id | Minggu, 15 Mei 2022 - 11:30

Negara Inggris dilaporkan berencana untuk membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di luar angkasa dan menggunakannya untuk memancarkan energi ke Bumi menggunakan laser.

Disebutkan bahwa, lebih dari 50 organisasi Inggris termasuk produsen Airbus, Cambridge University dan pembuat satelit SSTL dilaporkan telah bergabung dengan UK Space Energy Initiative.

Inisiatif Energi Luar Angkasa Inggris diluncurkan tahun lalu untuk mengeksplorasi opsi untuk mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya berbasis ruang angkasa.

Inisiatif ini bertujuan untuk membantu Inggris memenuhi target nol emisi gas rumah kaca pada tahun 2050 dengan biaya yang lebih efektif daripada teknologi yang ada. Ini mendasarkan rencananya pada studi teknik yang dilakukan oleh konsultan Frazer-Nash dan ditugaskan oleh pemerintah Inggris tahun lalu.

Ketua inisiatif, Martin Soltau, mengatakan bahwa semua teknologi yang diperlukan untuk mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya berbasis ruang sudah ada dan tantangannya adalah ruang lingkup dan ukuran proyek.

Soltau juga mengatakan bahwa inisiatif tersebut telah menetapkan rencana pembangunan 12 tahun yang dapat melihat pembangkit listrik demonstran. Pabrik ini akan dirakit oleh robot di orbit dan akan memancarkan daya gigawatt dari luar angkasa ke Bumi pada awal 2035, menurut dia.

Baca Juga :
NASA Ingin Kirim Pesawat Luar Angkasa ke Bulan Aneh Neptunus

Inisiatif ini mengeksplorasi konsep modular yang disebut CASSIOPeiA (Constant Aperture, Solid-State, Integrated, Orbital Phased Array), yang dikembangkan oleh perusahaan teknik Inggris International Electric Company.

Sifat modular dari pembangkit listrik yang mengorbit berarti dapat diperluas setelah fase demonstrasi. Ini akan menjadi sesuatu yang sangat besar bahkan hingga beberapa mil luasnya dan membutuhkan 300 peluncuran roket seukuran SpaceX Starship untuk dikirim ke orbit, kata Soltau.

Pembangkit listrik ini akan mengorbit 22.000 mil di atas planet Bumi atau 36.000 kilometer dengan pemandangan matahari dan Bumi yang konstan. Artikel Menarik Lainnya:

Original Source

Topik Menarik

{