Tak Pernah Bosan, Charles Simonyi Dua Kali Melancong ke Luar Angkasa

Teknologi | inewsid | Published at Kamis, 06 Januari 2022 - 06:14
Tak Pernah Bosan, Charles Simonyi Dua Kali Melancong ke Luar Angkasa

JAKARTA, iNews.id - Catatan hebat ditorehkan oleh Charles Simonyi. Dia telah menjadi turis antariksa yang melakukan perjalanan sebanyak dua kali, tercatat puluhan juta dollar telah dikeluarkan oleh pria ini.

Simonyi telah melakukan perjalanan dua kali diwaktu berbeda, yaitu September 2006 dan 20 April 2007. Saat turun ke Bumi kali kedua itulah, istrinya, Lisa Persdotter memberikan ciuman panjang tanda kebahagiaan.

"Saya merasa sesuatu yang luar biasa, sungguh perjalanan yang hebat, dan syukur saya telah kembali," kata Simonyi sembari menggigit buah apel.

Dalam perjalanan itu, Simonyi sendiri mengeluarkan dana 25 juta dollar AS jauh lebih murah dibandingkan perjalanan sebelumnya yang menelan biaya 90 juta dollar AS.

Bos Microsoft
Menelan dana setara klub liga premier Inggris tentu bukanlah hal yang sulit bagi Simonyi dalam dua kali perjalanan ke antariksa. Saat perjalanan bersejarahnya itu, Simonyi merupakan bos Microsoft dan memimpin pembuatan aplikasi pada Microsoft office.

Dalam catat Forbes, Simonyi sendiri memiliki kekayaan sekitar 3 miliar dollar AS atau Rp 43 triliyun. Karenanya tak cukup sulit mengeluarkan uang puluhan juta untuk menikmati waktunya berpergian ke luar angkasa.

Semua kekayaannya itu tak lepas dari pekerjaannya sebagai programmer di Microsoft. Bahkan CEO dan Founder Microsoft, Bill Gates pernah menyebut Simonyi merupakan orang penting dalam microsoft.

Tentunya peran sentral Simonyi tak lepas dari kehidupannya dan pendidikannya saat muda. Sejak SMA, dia sudah tertarik di dunia komputer dan mendalami dunia pemrograman. Sehingga saat lulus, dirinya sudah berkembang dengan beberapa perangkat lunak dan menjualnya ke kantor pemerintah setempat.

Termasuk di tahun 1966, di saat teknologi pemograman masih tabu. Simonyi telah mendapatkan kontrak dari Denmark A/S Regnecentralen yang membuat pindah ke Amerika di 1968. Disanalah dia kemudian kuliah di Universitas Berkeley, California serta melanjutkannya ke University of Standford.

Setelahnya, dia kembali dikontrak oleh Xerox PARC. Di sana dia berhasil menimba ilmu dari para programer terkenal dunia. Bakat lantas tercium oleh Bill Gates yang merekrutnya di 1981 untuk mengembangkan Microsoft.

Tugasnya, mengatur dan mengawasi perkembangan produk aplikasi perkantoran yang saat ini kita kenal Microsoft Word dan Excel. Sekian lama bekerja di Microsoft, dia memutuskan berhenti dan mendirikan perusahaan di bidang Intentional Software. Perusahaan ini bergerak dibidang konsep Intentional Programming.

Lepas dari itu, apa yang dilakukan Simonyi saat di Microsoft telah memberikan pencerahan kepada dunia komputerisasi. Tanpa idenya, tak mungkin Word dan Excel berkembang hingga kini.

Baca pembahasan mengenai Wisata Luar Angkasa selengkapnya di Sindonews.com melalui link berikut https://www.sindonews.com/topic/43924/wisatawan-luar-angkasa

Artikel Asli