Kekurangan Chip Global, Sony Tangguhkan Penjualan Kamera Canggih ZV-E10

Teknologi | sindonews | Published at Selasa, 07 Desember 2021 - 10:40
Kekurangan Chip Global, Sony Tangguhkan Penjualan Kamera Canggih ZV-E10

JAKARTA - Kekurangan chip global telah membuat Sony kesulitan dalam memproduksi kamera canggihnya. Bahkan kamera Sony ZV-E10 yang dirilis pada Agustus 2021 lalu terpaksa ditangguhkan penjualannya karena masalah ini.

Dalam sebuah posting di situs webnya, Sony mengumumkan penangguhan penjualan kamera ZV-E10 baik di toko maupun distributor mereka saat ini. "Berkenaan dengan produk pencitraan digital, pengadaan suku cadang tertunda karena efek dari kekurangan semikonduktor global," bunyi terjemahan pemberitahuan Sony yang dikutip The Verge, Selasa (7/12/2021).

BACA: Rp10 Jutaan, Apakah Sony Alpha ZV-E 10 Kamera Terbaik untuk Vlogger Pemula?

Kamera Sony ZV-E10 bukan satu-satunya perangkat yang dihentikan sementara produksinya oleh Sony tahun ini. Pada November, Sony menghentikan penjualan kamera seri A7 II, A6400, dan A1600, bersama dengan mikrofon shotgun ECM-B1M dan camcorder PXW-Z190.

Sony juga menunda penjualan camcorder Handycam HDR-CX680 pada bulan April. Sony A9 juga tampaknya dihentikan, hanya menjual stok yang tersisa sedikit. Hal yang sama berlaku untuk Sony A7R II yang berusia enam tahun, yang juga terdaftar sebagai tidak tersedia di toko online.

Seperti pada semua industri lain, saat ini Sony kamera berjuang untuk menggenjot produk yang cukup untuk memenuhi permintaan konsumen. Pada bulan Juni, Nikon berhenti memasukkan adaptor AC EH-7P dengan kamera Z7 dan Z7 II-nya, karena tidak memiliki cukup suku cadang untuk digunakan.

Canon juga telah mengumumkan penundaan pengiriman hingga enam bulan saat memesan EOS R3 barunya, sementara penundaan pengiriman juga menimpa Fujifilm untuk X-S10 dan beberapa perlengkapan kamera lainnya awal tahun ini.

Artikel Asli