Barcelona Masuk ke Esports League of Legends

Teknologi | hybrid.co.id | Published at Kamis, 11 November 2021 - 20:31
Barcelona Masuk ke Esports League of Legends

FC Barcelona, salah satu klub bola terbesar dunia, terjun ke skena kompetitif League of Legends (LoL). Kabar ini diumumkan langsung oleh Barcelona lewat website resminya.

Barca akan bertarung di Superliga, liga esports LoL tertinggi di Spanyol, mulai Januari 2022. Selain Barca, tim lain yang akan berlaga pertama kalinya di liga ini adalah tim baru hasil kolaborasi antara streamer Ibai Llanos dengan bintang sepak bola, Gerard Piqu.Selain kedua tim tadi, di dalam Superliga juga ada tim-tim besar Spanyol seperti Movistar Riders, G2 Arctic, dan MAD Lions Madrid.

Partisipasi Barcelona di Esports

Tim sepak bola raksasa ini mengatakan jika partisipasinya di esports LoL merupakan langkah lanjutan dari komitmen mereka di esports yang dimulai dua tahun silam.

OFFICIAL

We are entering League of Legends @LeagueOfLegends!

Our blaugrana colors will flood the summoners rift in @LVPesLoL Superliga starting in 2022.

Info https://t.co/h1cVc5bld5 pic.twitter.com/amLPQ7fcUZ

FC Barcelona (@FCBarcelona) November 10, 2021

Di pengumuman resminya, Barcelona mengatakan, Komitmen kami untuk mengembangkan divisi esports baru di Barca adalah bagian dari strategi digital kami dan digerakkan oleh hasrat yang sama dari FC Barcelona untuk menjadi pelaku utama di sektor esports dunia dalam beberapa tahun ke depan, membangun divisi unggulan yang dapat menghubungkan klub serta filosofinya ke audiens baru, khususnya di pasar fanatisme bola yang berkembang, dan membawa nama besar Barca ke negara-negara lainnya seperti Amerika Serikat atau Tiongkok.

Saat ini, Barca sudah memiliki 3 divisi esports yaitu di eFootball, Rocket League, dan Hearthstone ketiganya sudah berjalan selama dua tahun.

Sekilas tentang Superliga

Di akhir musim Summer 2021, turnamen Superliga telah ditonton hampir 5 juta orang. Turnamen tersebut telah ditonton sebanyak 2,6 juta jam, naik 39% dari tahun lalu. Pertandingan Grand Finalnya juga ditonton oleh 300 ribu Unique Viewers (sebelumnya 73 ribu) dan mencapai AMA (Average Minute Audience) sebesar 43.131 penonton.

Artikel Asli