Joe Biden: Facebook Bukan "Membunuh" Orang

limapagi.id | Teknologi | Published at 20/07/2021 14:35
Joe Biden: Facebook Bukan "Membunuh" Orang

LIMAPAGI - Facebook sempat menanggapi tudingan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden bahwa media sosial "membunuh" dengan peredaran informasi hoaks. Raksasa media sosial itu membela diri terkait pernyataan Joe Biden tersebut.

Belakangan Biden meluruskan kekeliruan bahwa yang dimaksud "membunuh" orang ialah mereka yang menyebarkan informasi hoaks. Dikutip Theverge , pada Senin, Joe Biden mengatakan bahwa kesalahan informasi vaksin di Facebook merugikan orang.

Ia mencoba meluruskan pernyataan yang ia buat minggu lalu di mana ia mengatakan kepada wartawan bahwa platform seperti Facebook "membunuh orang" dengan membiarkan informasi yang salah menyebar.

"Facebook tidak membunuh orang, 12 orang ini di luar sana memberikan informasi yang salah," kata presiden, mengutip laporan administrasi pekan lalu tentang kesalahan informasi vaksin virus corona online. Itulah yang saya maksud, tegasnya.

Lebih lanjut Biden menginginkan agar Facebook melakukan upaya untuk menangani masalah kesalahan informasi.

Harapan saya adalah agar Facebook, alih-alih menganggapnya pribadi bahwa mereka akan melakukan sesuatu tentang kesalahan informasi, kesalahan informasi yang keterlaluan tentang vaksin, lanjut Biden.

Pekan lalu, Gedung Putih meningkatkan perjuangannya melawan informasi vaksin dalam pernyataan dan laporan yang secara langsung mengaitkan platform media sosial seperti Facebook dengan meningkatnya jumlah kasus virus corona.

Ditanya tentang media sosial pada Jumat, Biden mengatakan kepada wartawan, "Mereka membunuh orang. Satu-satunya pandemi yang kita miliki adalah di antara yang tidak divaksinasi, dan mereka membunuh orang". Pernyataan ini diterima secara luas sebagai kritik terhadap Facebook.

Artikel Asli