Review Samsung Galaxy M62

yangcanggih.com | Teknologi | Published at 28/06/2021 11:41
Review Samsung Galaxy M62
7.9
Cek Harga
Samsung Indonesia

Samsung baru-baru ini meluncurkan Galaxy M62 sebagai seri tertinggi di keluarga Galaxy M-Series untuk pasar Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, selain mengedepankan baterai dengan kapasitas jumbo, Galaxy M62 juga dibekali chipset kelas atas yang sebelumnya digunakan oleh seri flagship Samsung.

Penasaran seperti apa kecanggihan dari ponsel seharga 5 jutaan rupiah ini? Yuk , langsung saja simak ulasannya!

Lebih tebal dari smartphone pada umumnya

Seperti Galaxy M51 yang juga mengusung baterai 7.000 mAh, Samsung Galaxy M62 masih menampilkan bodi yang agak bongsor serta bobot yang lumayan berat. Dimensinya dari segi panjang dan lebar pun kurang lebih mirip, dengan ketebalan 9,5mm serta bobot 218 gram.

Ya, lebih besar dari ponsel Android pada umumnya. Tapi apakah ketebalan dan bobotnya mengganggu keasyikan selama penggunaan? Menurut saya tergantung bagaimana Anda beradaptasi saja. Di awal pastinya bakal terasa tebal dan berat, apalagi kalau dipasang casing tambahan. Tapi setelah lebih dari satu pekan, saya mulai terbiasa menggenggamnya.

Intinya beratnya tidak terlalu berlebihan walaupun harus diakui kurang ideal untuk dioperasikan dengan satu tangan. Dan apabila Anda gemar memasukkan ponsel ke saku celana, membawa Galaxy M62 sebagai daily driver mungkin bakal sedikit tak nyaman.

Yang perlu digarisbawahi, Galaxy M62 memang bukan smartphone untuk pengguna yang menyukai perangkat ramping. Penawaran utamanya adalah baterai jumbo dan daya tahan ekstra, dengan performa kencang serta kamera mumpuni sebagai "bonus".

Walaupun tidak memungkinkan bagi Samsung untuk mengemas Galaxy M62 dalam bodi yang ramping, setidaknya Samsung sudah berusaha membuat tampilannya lebih modern. Desain cover belakang dengan finishing pola garis vertikal dan paduan warna gradasi tampak cukup menawan. Sayangnya, bagian belakang ini benar-benar menjadi magnet sidik jari.

Ngomong-ngomong soal sidik jari, sensor untuk membuka kunci pada Galaxy M62 terletak di samping alias menjadi satu dengan tombol power. Ya, meski layarnya sudah AMOLED, Samsung tidak membenamkan sensor tersebut di balik layar.

Di bagian depan Anda akan menemukan layar 6,7 inci dengan punch hole tepat di tengah. Port USB Type-C ada di bawah, berdampingan dengan audio jack 3.5mm dan lubang speaker. Samsung tidak lupa menyediakan slot microSD terpisah, agar Anda bisa memasang kartu memori tanpa harus mengorbankan salah satu slot SIM-card.

Sekadar informasi tambahan, perangkat dengan koneksi 4G LTE ini telah dibekali NFC. Dalam paket penjualannya Samsung hanya menyediakan charger dan kabel USB-C saja. Tidak ada softcase apalagi headset.

Layar 'oke'

Samsung Galaxy M62 dibekali layar AMOLED 6,7 inci dengan resolusi Full HD+ 60Hz. Sekilas, tidak ada yang spesial tapi juga tidak kurang. Layar AMOLED termasuk standar di kisaran harga 5-6 juta rupiah. Selain itu, sebagian besar sudah menawarkan refresh rate 90Hz atau lebih tinggi.

Jadi, apa yang bisa disimpulkan dari layar Galaxy M62? 'Oke'. Hanya 'oke' saja. Kualitas gambar dan warnanya cukup baik. Tingkat kecerahannya juga lumayan meski belum juga bisa dibilang salah satu yang terbaik di kelasnya. Intinya masih memungkinkan untuk melihat konten di bawah sinar matahari. Sedikit membahas audio, sayangnya Galaxy M62 hanya memiliki satu lubang speaker saja di bawah alias belum stereo.

Kamera cukup bagus, cocok untuk berbagai kondisi

Dari sektor fotografi, Samsung menawarkan empat kamera belakang yang terdiri dari sensor utama 64 MP, 12 MP ultrawide, 5 MP makro, dan 5 MP depth sensor. Di depan, ada kamera selfie 32 MP. Kombinasi yang menurut saya cukup ideal untuk bersaing di kelas harganya, dan mungkin punya keunggulan berkat ISP dari chipset 'kelas flagship', Exynos 9825.

Soal kualitas foto, Galaxy M62 mampu menghasilkan gambar yang tajam, reproduksi warna oke, dynamic range yang cukup luas, dan kemampuan low light yang ternyata juga lumayan baik meskipun ketiadaan OIS sering membuat gambar kurang tajam karena tangan yang tidak stabil.

Ingat, ini adalah Galaxy M-Series. Biasanya Samsung lebih mengedepankan sektor kamera di lini A-Series. Jadi bagi saya pribadi kemampuan kamera Galaxy M62 sudah mencukupi. Apakah istimewa? Belum. Masih banyak pekerjaan rumah yang bisa diperbaiki oleh Samsung lewat update software.

Auto kamera utama Galaxy M62 (3)

Selfie Galaxy M62 (2)

Salah satunya adalah hasil foto portrait yang seharusnya dapat dibuat lebih rapi lagi. Kamera makro? Standar saja. Jujur saja saya bukan pengguna yang gemar memotret dengan kamera makro pada ponsel. Menurut saya kehadiran kamera makro di Galaxy M62 hanya sebagai pelengkap saja.

Sebagai catatan, kalau Anda ingin mendapatkan hasil foto kamera utama dengan warna yang lebih hidup, Anda bisa mengaktifkan fitur 'Pengoptimalan Adegan'. Sementara pada foto portrait Anda bisa mengatur fokus dan memodifikasi efek blur setelah foto diambil. Fitur khas Samsung, Single Take, yang berfungsi untuk menghasilkan berbagai konten dalam sekali klik juga tersedia.

Beralih ke videografi, Galaxy M62 mampu merekam hingga resolusi 4K di 30fps. Namun ketika Anda mengaktifkan mode Super Steady, resolusi dikunci maksimal 1080p 30fps. Sementara untuk kamera depan, perekaman video maksimal hanya sampai 1080p 30fps.

Performa bertenaga dengan chipset flagship

Bagi yang belum tahu, pada sektor performa Galaxy M62 mengandalkan chipset Exynos 9825 yang ditemani RAM 8 GB dan storage internal 256 GB. Jika masih kurang, Anda bisa memasang microSD hingga kapasitas 1 TB.

Wajar jika ada dari Anda yang merasa familiar dengan chipset ini. Ya, Exynos 9825 merupakan chipset kelas flagship yang sebelumnya ditanamkan pada Galaxy Note10. Memang bukan generasi baru. Meluncurnya saja di tahun 2019 lalu. Tapi biar bagaimana pun, Anda boleh berharap kinerjanya masih mumpuni untuk kebutuhan masa kini.

Hasilnya ternyata sesuai ekspektasi. Performa Galaxy M62 terasa amat mulus dan bertenaga. Berbagai aplikasi bisa dijalankan dengan cepat dan lancar tanpa kendala. Gaming pun bagi saya sudah cukup menyenangkan karena Genshin Impact bisa dimainkan pada pengaturan 60fps Lowest dengan cukup stabil, walaupun sesekali terlihat frame drop di kondisi ramai. Untuk game-game yang cenderung lebih ringan dari Genshin Impact seperti Mobile Legends, Arena of Valor, PUBG Mobile, maupun COD Mobile semuanya tidak ada masalah.

Baterai super awet

Rasanya tidak perlu dijelaskan terlalu panjang. Baterai 7.000 mAh tergolong jumbo untuk ponsel zaman sekarang. Daya tahannya sudah pasti mantap. Sangat mudah untuk menggunakan Galaxy M62 selama 2 hari (atau bahkan 3 hari) tanpa mengisi ulang baterai, dengan gaya pemakaian normal.

Nah , yang jadi kendala, biasanya baterai sebesar ini membutuhkan waktu lama untuk charging. Samsung sendiri masih mengandalkan teknologi Super Fast Charging 25W pada Galaxy M62. Hasilnya, butuh waktu sekitar 2 jam untuk dapat terisi penuh. Tidak cepat, tapi untungnya juga tidak terlalu lama.

Smartphone kencang dengan baterai tahan lama

Punya budget 6 juta rupiah dan menginginkan daily driver dengan baterai tahan lama untuk berbagai kebutuhan? Samsung Galaxy M62 jawabannya. Dengan penawaran yang lebih 'seimbang' di semua sektor, ponsel ini bisa menjadi jawaban bagi Anda yang mungkin sebelumnya masih ragu dengan Galaxy M-Series dan menganggapnya 'hanya menang baterai besar saja'.

Dengan harga Rp5.999.000, Galaxy M62 merupakan upgrade yang signifikan dari Galaxy M51. Chipset lebih kencang, kamera juga cukup baik di berbagai kondisi, dan pilihan warna yang semakin stylish dengan tetap berpegang pada baterai jumbo sebagai keunikannya.

Samsung Galaxy M62 cocok untuk:

  • Karyawan/profesional yang mobile: Dengan baterai 7.000 mAh, Anda bisa membawa Galaxy M62 untuk kebutuhan komunikasi ketika bekerja secara mobile seharian, tanpa harus khawatir baterai habis di tengah jalan. Adanya NFC menjadi nilai plus bagi yang sering mengecek atau mengisi ulang saldo e-money.
  • Pelajar/mahasiswa: Baterai tahan lama, performa mantap untuk main beragam judul game populer, dan layar besar agar nyaman ketika belajar online. Semua keunggulan itu ada di Galaxy M62.
  • Penggemar Netflix/drakor: Layar AMOLED berukuran 6,7 inci dengan baterai 7.000 mAh memungkinkan Anda para penggemar Netflix atau khususnya drama Korea menonton banyak episode dalam sekali charge.
  • Gamer: Bagi yang tujuan utamanya saat memilih ponsel adalah untuk main game, Galaxy M62 bisa memberikan performa yang bertenaga dan baterai yang awet.

Kelebihan Samsung Galaxy M62:

  • Baterai 7.000 mAh
  • Performa kencang dengan chipset flagship
  • Storage besar: 256 GB
  • Layar lebar, asyik untuk nonton film dan main game
  • Hasil foto kamera utama cukup bagus di berbagai kondisi
  • Triple slot
  • Ada NFC
  • Pilihan warna lebih menarik

Kekurangan Samsung Galaxy M62:

Samsung Galaxy M62
Galaxy M62 merupakan upgrade yang signifikan dari Galaxy M51. Chipset lebih kencang, kamera juga cukup baik di berbagai kondisi, ada NFC, dan pilihan warnanya semakin stylish
7.9
Cek Harga
Samsung Indonesia

Artikel Review Samsung Galaxy M62 muncul pertama kali di YANGCANGGIH.COM.

Artikel Asli