NASA Kesulitan Atasi Masalah Komputer Teleskop Hubble

inewsid | Teknologi | Published at 28/06/2021 11:16
NASA Kesulitan Atasi Masalah Komputer Teleskop Hubble

CALIFORNIA, iNews.id - Teleskop luar angkasa Hubble mengalami masalah komputer adn saat ini tak mengumpulkan data ilmiah. Engineer NASA tengah berupaya memperbaiki masalah, tapi terbukti sulit untuk membuat teleskop berusia 30 tahun itu beroperasi sebagaimana mestinya.

Masalah komputer Hubble dimulai pada Minggu, 13 Juni, saat perangkat muatan teleskop berhenti bekerja. Komputer ini, yang dibuat pada 1980-an, mengontrol semua instrumen sains teleskop.

Jadi, ini adalah bagian penting dari sistem Hubble. Saat komputer berhenti merespons, semua instrumen sains secara otomatis dimasukkan ke mode aman. Hal pertama yang dilakukan tim NASA Hubble untuk mencoba dan memperbaiki masalah dengan mematikan dan menghidupkan kembali.

Mereka memulai ulang komputer pada Senin, 14 Juni, tapi tidak menyelesaikan masalah. Mereka berpikir masalahnya mungkin modul memori yang menurun. Jadi, mereka bersiap-siap untuk beralih ke modul cadangan.

Tapi, itu tidak berhasil karena perintah untuk beralih ke cadangan tidak diterima. Tim Hubble terus bekerja menjalankan diagnostik dan membawa modul memori online hingga pekan lalu.

Mereka menemukan, masalahnya mungkin sebenarnya terletak pada hardware berbeda. Antarmuka standar (STINT) atau dengan Central Processing Module (CPM) dengan masalah dengan modul memori menjadi gejala dari masalah mendasar ini.

Ada dua komputer payload di teleskop, yang utama dan cadangan, yang keduanya menggunakan jenis perangkat keras yang sama. Jadi tim mencoba menyalakan komputer cadangan minggu ini, tetapi memiliki masalah yang sama dengan komputer utama.

Meskipun tidak berhasil, fakta kesalahan yang sama terjadi pada kedua komputer memberi tim lebih banyak informasi tentang apa yang mungkin salah. "Karena sangat tidak mungkin semua elemen perangkat keras individu memiliki masalah, tim sekarang melihat perangkat keras lain sebagai kemungkinan penyebabnya, termasuk Unit Perintah/Science Data Formatter (CU/SDF), modul lain pada SI C&DH, tulis NASA.

Tim bermaksud untuk melanjutkan pengujian selama minggu depan. Semoga peralatan ilmiah yang sangat istimewa ini segera diperbaiki sehingga dapat kembali menangkap gambar luar angkasa yang menakjubkan.

Artikel Asli