[Review] Poco X3 Pro: Smartphone Murah untuk Bermain Game

Teknologi | dailysocial.id | Published at Jumat, 28 Mei 2021 - 09:30
[Review] Poco X3 Pro: Smartphone Murah untuk Bermain Game

Saat ini banyak sekalixc2xa0 smartphone yang diklaim mampu menjalankanxc2xa0 game-game kelas berat. Padahal, perangkat tersebut menggunakanxc2xa0 system on chip yang bisa dikatakan dibuat untukxc2xa0 smartphone mainstream . Namun berbeda dengan apa yang dilakukan oleh Poco. Saat ini, Poco X3 Pro merupakan smartphone mainstream yang menggunakanxc2xa0 chipset flagship.

Smartphone mainstream mengindikasikan bahwa Poco X3 Pro diposisikan pada rentang harga tersebut. Akan tetapi, Poco menggunakan SoC baru rasa lama dari Qualcomm yang pernah memberikan tenaga untuk smartphone-smartphone flagship . Poco pertama kalinya menggunakan SoC Snapdragon 860 pada smartphone mereka pada X3 Pro.

Snapdragon 860 merupakan saudara kembar dari Snapdragon 855+ yang pernah digunakan padaxc2xa0 smartphone-smartphone gaming dengan harga 8 hingga 10 jutaan. Xiaomi sendiri menegaskan bahwa lini Poco memang dibuat khusus untuk memberikan performa tinggi pada harga yang terjangkau.

Jika dibandingkan dengan saudaranya, Poco X3 NFC, perangkat ini juga memiliki kemiripan dari segi desainnya. Akan tetapi jika melihat dari spesifikasinya, keduanya terlihat cukup berbeda. Ada beberapa bagian pada Poco X3 NFC, seperti kamera, yang lebih unggul dibandingkan dengan Poco X3 Pro. Namun dari segi kinerja, Poco X3 Pro memang lebih unggul.

Spesifikasi lengkap dari Poco X3 Pro yang saya dapatkan adalah sebagai berikut

Poco X3 Pro
SoC Snapdragon 860
CPU 1xc3x972.96 GHz Kryo 485 Gold + 3xc3x972.42 GHz Kryo 485 Gold + 4xc3x971.78 GHz Kryo 485 Silver
GPU Adreno 640
RAM 8 GB LPDDR4x
Internal 256 GB UFS 3.1
Layar 6,67 inci Super AMOLED 2400 x 1080 120 Hz
Dimensi 165.3 x 76.8 x 9.4 mm
Bobot 215 gram
Baterai 5160 mAh dengan pengisian 33 watt
Kamera 488 MP / 12 MP utama, 8 MP Ultrawide, 2 MP Macro, 2 MP Depth, 20 MP Selfie
OS Android 11 MIUI 12 POCO

Pemindaian yang dilakukan pada CPU-Z, AIDA 64, dan Sensor Box adalah seperti di bawah ini

Xiaomi Poco X3 Pro - CPUZ 1
Xiaomi Poco X3 Pro - CPUZ 2
Xiaomi Poco X3 Pro - CPUZ 3
Xiaomi Poco X3 Pro - AIDA64
Xiaomi Poco X3 Pro - SensorBox

Pada beberapa aplikasi, SoC yang digunakan pada Poco X3 Pro masih terdeteksi sebagai Snapdragon 855+. Keduanya memang sebenarnya kembar. Hal ini terjadi karena CPU-Z belum mengenali karakteristik dari Snapdragon 860. Sebaliknya, AIDA-64 sudah bisa mengenali SoC yang satu ini dengan akurat.

Unboxing

Inilah yang akan ditemukan pada paket penjualannya.xc2xa0 Charger yang diberikan oleh Xiaomi pada paket penjualan Poco X3 Pro memiliki kemampuan untuk menghantarkan daya hingga 33 watt.

Desain

Seperti yang sudah saya tuliskan di atas, perangkat yang satu ini seperti saudara kembar dari Poco X3 NFC. Jika diletakkan bersebelahan, maka saya yakin kita tidak bisa membedakan antara keduanya karena desain kameranya sama persis, yaitu bundar berada di tengah. Logo Poco juga tertulis cukup besar pada bagian belakang bawahnya. Warna yang saya dapatkan adalah Metal Bronze .

xc2xa0

Layar Poco X3 Pro memiliki resolusi 2400xc3x971080 pada layar dengan dimensi 6,67 inci ini serta memiliki refresh rate 120 Hz. Smartphone ini sudah menggunakan layar dengan jenis Super AMOLED dan dilindungi dengan Gorilla Glass 6 sehingga lebih tahan terhadap goresan serta benturan. Hal ini lah yang membedakannya dengan X3 NFC yang masih menggunakan Gorilla Glass 5.

Pada bagian belakangnya akan ditemukan sebuah ruang bundar dengan empat buah kamera dan sebuah LED Flash. Kamera utama dengan 48 MP berada pada sisi kanan atas dan LED berada pada kiri atas. Kamera ultrawide ada pada bagian tengah dari bundaran ini. Kamera makro ada pada sebelah kiri bawah dan diseberangnya adalahxc2xa0 depth sensor .

Xiaomi Poco X3 Pro - Atas
Xiaomi Poco X3 Pro - Bawah
Xiaomi Poco X3 Pro - Kanan
Xiaomi Poco X3 Pro - Kiri

Pada bagian atasnya ditemukan sensor inframerah,xc2xa0 microphone ,xc2xa0danxc2xa0 speaker xc2xa0tambahan untuk menyajikan suara stereo. Volume naik dan turun serta tombol power yang juga merupakan pemindai sidik jari diletakkan pada sisi sebelah kanan. Dan pada bagian bawahnya terdapat slot USB-C,xc2xa0 speaker , xc2xa0 portxc2xa0 audio 3,5mm, serta microphone utama. Slot nano SIM serta microSD (slot hibrid) terletak pada bagian kirinya.

Karena kembar dengan Poco X3 NFC, X3 Pro juga memiliki masalah yang sama. Bagian belakang dari Poco X3 NFC dan X3 Pro akan bergetar cukup keras saat pengguna mendengarkan musik dengan keduaxc2xa0 speaker -nya. Walaupun sebenarnya tidak terlalu mengganggu, namun beberapa orang akan merasa tidak suka. Menggunakanxc2xa0 case bawaan akan sedikit meredam getaran tersebut.

Unit yang saya dapatkan sudah memakai MIUI untuk Poco versi 12.0.3. Sistem operasi yang digunakan sudah memakai Androi 11 R. Bagi pengguna Xiaomi, Anda tidak akan bingung saat menggunakannya karena MIUI untuk Xiaomi dan Poco hampir tidak ada bedanya, hanya pemilihan default untuk tema danxc2xa0 app drawer . Jadi, semua itu dapat diatur langsung darixc2xa0 setting -nya.

Jaringan

Poco X3 Pro menggunakan SoC yang ditujukan untuk perangkat pada kelas flagship .xc2xa0 System on Chip ini sendiri menggunakan modem X24 yang sudah masuk dalam Catergory 20 . Modem ini telah mendukung Carrier Aggregation hingga 7 koneksi. Secara teoritis, kecepatanxc2xa0 download dari modem ini bisa mencapai hingga 2000 Mbps.

Smartphone xc2xa0ini sudahxc2xa0mendukungxc2xa0 bandwidth 1, 2, 3, 4, 5, 7, 8, 20, 28, 38, 40, dan 41 untuk jaringan 4G. Perlu diingat bahwa perangkat ini belum bisa terkoneksi pada jaringan 5G. Modemnya sendiri sudah mendukung jaringan WiFi 5 GHz dengan 802.11ac dan tentunya akan cukup kencang saat melakukan transfer data secara nirkabel serta akan mendapatkan kecepatan tinggi saat menjelajah internet.

Kamera: 48 MP hasilxc2xa0 trade-offxc2xa0 SOC kencang

Alvin Tse selakuxc2xa0 Country Director Xiaomi Indonesia selalu mengatakan bahwa dalam meramu spesifikasi, selalu ada yang diunggulkan dan juga dikorbankan ( trade off ). Pada Poco X3 NFC, kamera yang digunakan memiliki sensor 64 MP dan pada X3 Pro sensornya xe2x80x9chanyaxe2x80x9d 48 MP. Namun pada Poco X3 Pro, sensor yang terpasang adalah buatan Sony dengan IMX 582 yang tidak mendukung perekaman 4K 60 fps.

Sony IMX 582 juga memiliki fiturxc2xa0 quad bayer . Hal ini berarti bahwa saat fitur tersebut dinyalakan, hasil tangkapan kamera akan memiliki resolusi 12 MP. Saat dimatikan, semua piksel akan mengambil gambar, sehingga hasil foto akan memiliki resolusi 48 MP. Gambarnya akan menjadi lebih besar, namun hasilnya mungkin tidak akan sebaik saat menggunakan 12 MP.

Kamera utamanya dapat menangkap gambar pada siang hari dengan apik. Warnanya cukup akurat, tingkatxc2xa0 noise cukup rendah, dan ketajamannya yang cukup baik. Walaupun begitu, beberapa kali algoritma pengurangxc2xa0 noise -nya sedikit menghilangkan detail gambar. Namun,xc2xa0 trade off yang diambil Poco sepertinya tidak terlalu mengecewakan.

Xiaomi Poco X3 Pro - Main 1
Xiaomi Poco X3 Pro - Main 2
Xiaomi Poco X3 Pro - Main 3
Xiaomi Poco X3 Pro - Main 4
Xiaomi Poco X3 Pro - Main 5

Kameraxc2xa0 ultrawide pada Poco X3 Pro ternyata dapat mengambil gambar dengan cukup baik. Hasil yang tertangkap ternyata cukup tajam dan memiliki noise yang cukup rendah. Warnanya juga cukup akurat saat dibandingkan dengan aslinya. Walaupun begitu, dengan resolusi 8 MP belum tentu bisa memuaskan semua orang.

Xiaomi Poco X3 Pro - Wide 1
Xiaomi Poco X3 Pro - Wide 2
Xiaomi Poco X3 Pro - Wide 3

Kamera makro yang terpasang mungkin akan membuat pengguna (termasuk saya) kecewa. Dengan resolusi hanya 2 MP, mungkin hanya akan menjadi bagus pada saat ingin melihat tulisan-tulisan yang kecil. Hasil gambarnya tidak terlalu tajam dan sering melewatkan beberapa detail gambar.

Xiaomi Poco X3 Pro - Makro 1
Xiaomi Poco X3 Pro - Makro 2

xc2xa0

Untuk penggemar swafoto, ternyata mengambil gambar sendiri pada Poco X3 Pro bisa cukup terpuaskan. Hal tersebut dikarenakan detailxc2xa0gambar yang diambil cukup baik. Akan tetapi, hasilnya terasa kurang kontras sehingga warnanya agak sedikit lebih pudar.

Xiaomi Poco X3 Pro - Selfie 1
Xiaomi Poco X3 Pro - Selfie 2

Pengujian

Poco X3 Pro menggunakan Snapdragon 860 yang saat ini mungkin menjadi chipset 4G terkencang. Snapdragon 860 sendiri merupakan saudara kembar dari Snapdragon 855+ yang digunakan pada beberapaxc2xa0 smartphone gaming . Perbedaan antara keduanya hanyalah penggunaan RAM maksimal, di mana 855+ hanya mendukung hingga 12 GB dan 860 hingga 16 GB. Kinerja yang diusung juga seharusnya sama aja, asal tidak adaxc2xa0 tweak kinerja seperti padaxc2xa0 smartphone gaming.

Snapdragon 860 menggunakan sebuahxc2xa0 prime core dengan kecepatan 2,96 GHz ditambah tiga prosesor Kryo 485 Gold (Cortex A76) berkecepatan 2,42 GHz serta empat inti prosesor Kryo 485 Silver (Cortex A55) berkecepatan 1,8 GHz. Hal tersebut membuat Snapdragon 860 memiliki total delapan inti prosesor. SoC ini menggunakan Adreno 640 sebagai GPU-nya.

Menguji untuk bermain

Menguji bermain game dengan perangkat yang menggunakan Snapdragon 860? Sepertinya hal ini mudah dilakukan karena SoC yang satu ini sudah terbukti pada saat kembarannya digunakan pada perangkat gaming . Jadi, hal tersebut tidak akan berubah:xc2xa0 gamexc2xa0 yang lancar padaxc2xa0 settingxc2xa0 tinggi.

Banyakxc2xa0 game yang saya uji pada saat menggunakan Poco X3 Pro. Akan tetapi, mari kita kerucutkan pada tiga buahxc2xa0 game , yaitu Genshin Impact, PUBG Mobile, dan LifeAfter. Genshin saya pasang pada modexc2xa0 High 60 fps, PUBG Mobile pada HDR Extreme , dan LifeAfter pada mode Movie. Saya tidak menemukan kendala yang berarti saat bermain ketiganya denganxc2xa0 setting tersebut.

Berikut adalah grafik perolehanxc2xa0 frame rate dari ketiga game xc2xa0tersebut.xc2xa0Dataxc2xa0 frame rate xc2xa0saya ambil dengan menggunakan aplikasixc2xa0GameBench.

Xiaomi Poco X3 Pro - Game Genshin
Xiaomi Poco X3 Pro - Game LifeAfter
Xiaomi Poco X3 Pro - Game PUBGM

Rasa puas bermain pada sebuah perangkat yang memiliki harga hanya tiga jutaan, namun lancar. Jika ada beberapa kendala, coba turunkanxc2xa0 setting ke satu level di bawahnya agar menjadi lebih lancar lagi. Sayangnya, belum banyakxc2xa0 game yang bisa berjalan pada 120 Hz di perangkat ini.

Untuk Bekerja

Jika untuk bermainxc2xa0 game saja sudah lancar, tentunya saat dipakai untuk bekerja juga akan lancar. Betul saja, tidak ada kendala sama sekali saat menggunakan perangkat ini untuk bekerja. Aplikasi seperti Trello, Slack, GMail, Whatsapp, Facebook, serta Chrome yang menggunakan banyak tab tidak akan terasa lambat. Hal tersebut juga dikarenakan oleh spesifikasi Poco X3 Pro yang tinggi.

Saat melakukan edit video, banyakxc2xa0 resourcexc2xa0 yang digunakan padaxc2xa0 smartphone ini. Akan tetapi, semuanya terasa cepat saat melakukanxc2xa0 rendering video. Tugas-tugas sekolah di rumah anak-anak saya pun juga menjadi lebih cepat dikumpulkan. Rasanya seperti menggunakan perangkatxc2xa0 flagship .

Benchmarking

Pada pengujian kali ini, saya kembali menghadirkan Poco X3 NFC. Selain itu, saya juga menghadirkan Snapdragon 855+ dari salah satuxc2xa0 smartphone gaming yang dinyalakanxc2xa0 tweak -nya. Saya juga akan membandingkan dengan Snapdragon 865 sehingga akan cukup terukur bagaimana kinerja dari Poco X3 Pro ini.

Artikel ini juga membawa perdanaxc2xa0 benchmarkxc2xa0 PCMark versi 3.0 untuk Android. Duaxc2xa0 benchmark pendahulunya juga saya ikut sertakan agar pengguna tidak bingung saat membandingkan dengan perangkat lamanya.xc2xa0Berikut adalah hasil benchmarking -nya

Xiaomi Poco X3 Pro - Benchmark PCMark
Xiaomi Poco X3 Pro - Benchmark PCMark 2
Xiaomi Poco X3 Pro - Benchmark PCMark 3
Xiaomi Poco X3 Pro - Benchmark MobileXPRT 3
Xiaomi Poco X3 Pro - Benchmark MobileXPRT 3 Details
Xiaomi Poco X3 Pro - Benchmark GeekBench 4
Xiaomi Poco X3 Pro - Benchmark GeekBench 5
Xiaomi Poco X3 Pro - Benchmark Antutu 8
Xiaomi Poco X3 Pro - Benchmark Antutu 8 Detail
Xiaomi Poco X3 Pro - Benchmark Antutu 9
Xiaomi Poco X3 Pro - Benchmark Antutu 9 Detail
Xiaomi Poco X3 Pro - Benchmark AITutu
Xiaomi Poco X3 Pro - Benchmark 3DMark WildLife
Xiaomi Poco X3 Pro - Benchmark 3DMark Slingshot
Xiaomi Poco X3 Pro - Benchmark 3DMark Ice Storm

Uji baterai: 5000 mAh lebih sedikit

Pengujian baterai dari Poco X3 Pro memang memakan waktu yang cukup lama. Oleh karena itu, pengujian ini harus dilakukan pada saat saya akan tidur (he he he). Dengan SoC yang membutuhkan tenaga ekstra,xc2xa0 refresh rate 120Hz,xc2xa0 dan layar FullHD+, tentunya perangkat ini akan sedikit lebih boros jika disandingkan dengan smartphone yang memiliki rentang harga yang sama.

Benar saja, saat saya mengujinya dengan menggunakan sebuah video MP4 yang diputar berulang-ulang, perangkat ini hanya bisa mencapai 11 jam 58 menit saja. Pengisian ulang pada perangkat ini menggunakanxc2xa0 charger bawaan yang mampu mengisi 33 watt. Poco X3 Pro pun dapat diisi dalam waktu sekitar 70 menit dari 0% hingga 100%.

Verdict

Ada banyak tipe konsumenxc2xa0 smartphone . Oleh karena itu, vendorxc2xa0 smartphone harus benar-benar pintar dalam menyuguhkan perangkatnya kepada masing-masing pengguna. Salah satunya adalah Xiaomi yang menawarkan Poco X3 Pro kepada paraxc2xa0 gamer dan mereka yang membutuhkan sebuah smartphone yang mulus dalam bermain game namun murah.

Dengan menggunakan Snapdragon 860, membuat perangkat yang satu ini bisa melahap hampir semuaxc2xa0 game yang ada di Play Store dengan setting tertinggi. Kinerjanya sudah tidak perlu lagi dipertanyakan, apalagi untuk bekerja dan melakukan rendering video. Baterai yang terpasang juga besar sehingga bisa bertahan seharian.

Kamera yang memiliki resolusi 12 MP dan hingga 48 MP juga bisa diandalkan untuk momen sehari-hari. Perangkat ini juga sudah memiliki fitur-fitur yang lengkap seperti NFC, infra merah,xc2xa0 speaker stereo, dan lain sebagainya. Layar 120 Hz juga akan menjadi satu hal yang membuat penggunanya merasa nyaman.

Xiaomi menjual Poco X3 Pro dengan harga Rp. 3.499.000 untuk versi 6/128 GB dan Rp. 3.999.000 untuk versi yang saya dapatkan, yaitu 8/256. Harganya akan naik Rp. 100.000 jika Anda membelinya secaraxc2xa0 offlinexc2xa0 seperti pada Mi Store. Dengan harga tersebut, Anda akan mendapatkan sebuahxc2xa0 smartphone gaming dengan harga paling murah.

Sparks

  • Kinerja tinggi pada harga 3 jutaan
  • Responsif
  • Layar 120 Hz membuat tampilan mulus
  • Speaker stereo
  • Kamera yang walaupun hanya 48 MP, tapi bisa mengambil gambar dengan baik
  • Daya tahan baterai yang cukup baik

Slacks

'
Artikel Asli