Loading...
Loading…
Danamon Gandeng Abacus POS Indonesia Permudah Layanan Pembayaran Digital

Danamon Gandeng Abacus POS Indonesia Permudah Layanan Pembayaran Digital

Teknologi | youngster.id | Senin, 19 April 2021 - 09:15
PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) menggandeng Abacus POS Indonesia (Abacus), penyedia layanan Point of Sale (POS) melalui aplikasi berbasis cloud. Melalui kerjasama ini, Abacus menerapkan sistem pembayaran Quick Response (QR) code Danamon di dalam aplikasi kasir digital berbasis cloud Abacus.Iskak Hendrawan, Chief Digital Officer Danamon mengatakan, adanya kerjasama ini memungkinkan nasabah melakukan pembayaran secara mudah, aman, dan nyaman di setiap mitra Abacus yang meliputi restoran, kafe, serta toko retail.Dengan menghadirkan kemudahan pembayaran, transaksi menjadi lebih efisien, aman dan nyaman terutama di masa pandemi yang belum usai ini. Kemitraan ini juga menjadi salah satu bentuk nyata dukungan Danamon mewujudkan protokol kesehatan bagi kenyamanan dan kesehatan nasabah, serta dukungan terhadap Gerakan Nasional Non Tunai yang digalakkan oleh Bank Indonesia, ungkap Iskak dalam keterangan pers, Senin (19/4/2021).Abacus merupakan salah satu penyedia layanan POS terkemuka di Indonesia yang memungkinkan para mitranya mengatur pembayaran secara digital melalui sistem kasir berbasis cloud yang aman, efisien dan real-time. Kerjasama ini memungkinkan mitra-mitra Abacus yang tersebar diseluruh nusantara untuk mengoptimalkan transaksi non tunai demi memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah pandemi, di mana QR code Danamon akan bisa ditampilkan di aplikasi POS Abacus untuk memudahkan cara pembayaran bagi nasabah.Gary Quincyanus, Operational Director Abacus POS Indonesia mengatakan, Abacus mencatatkan sekitar 155 ribu transaksi per bulannya serta menargetkan pertumbuhan hingga 15.000 mitra merchant dalam beberapa tahun kedepan."Kerjasama ini adalah salah satu wujud dari dukungan kami terhadap para pebisnis untuk menerapkan transaksi non tunai dimana hal tersebut sangat membantu dalam kelancaran berbisnis guna menghindari kesalahan atau kecurangan dalam proses pembayaran yang kerap terjadi dalam operasional sebuah usaha baik secara sengaja maupun tidak sengaja," ungkap Gary. STEVY WIDIA
Original Source

Topik Menarik