IHSG Babak Belur Dihantam MSCI, Hari Ini Merosot 3,64 ke 4.996

IHSG Babak Belur Dihantam MSCI, Hari Ini Merosot 3,64 ke 4.996

Ekonomi | sindonews | Senin, 19 Oktober 2026 - 17:07
share

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan awal pekan, Senin (19/10/2026) ditutup ambles 188,49 poin atau 3,64 ke 4.996,61. Indeks melanjutan tren negatif usai evaluasi MSCI terbaru mengusulan penurunan status pasar saham Indonesia ke Standalone Market.

Tercatat pada penutupan IHSG hari ini ada 100 saham menguat, 656 anjlok, dan sebanyak 43 saham lainnya stagnan. Kapitalisasi pasar (market cap) kembali turun menjadi Rp8.863,32 triliun.

Saham-saham big banks yang mencatat penurunan seperti BBRI dengan nilai perdagangan terbesar Rp3,4 triliun harganya merosot 3,79 ke Rp2.540. Berikutnya BMRI tercatat sebesar Rp2,6 triliun harga turun 0,88 ke Rp3.360 per saham.

Baca Juga: Rekor Kelam IHSG, Sepekan Ambruk 14,91 hingga Picu Trading Halt Imbas MSCI

Selanjutnya BBCA Rp1,8 triliun harga merosot 6,86 ke Rp1.770 per saham. Saham penggerak utama transaksi lainnya adalah TLKM senilai Rp2,2 triliun harga merosot 6,84 ke Rp1.770.

IHSG Sepekan Babak Belur Dihantam MSCI

IHSG dalam sepekan terakhir melemah tajam sebesar -14,91 atau -908,65 poin ke 5.185,11 dari 6.093,76 pekan sebelumnya. Pelemahan tajam terjadi secara bertahap pada Senin -2,59 ke 5.936,14, Selasa-Rabu konsolidasi di 5.926-5.943, Kamis -1,33 ke 5.863,78 dan Jumat anjlok tajam -11,57 ke 5.185,11 menjadi penurunan harian terdalam sejak krisis 1998 dan level terendah tahun ini.

Tekanan pada Jumat pekan lalu dipicu pengumuman MSCI yang membuka konsultasi perubahan klasifikasi Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market. Pada Jumat kelabu tersebut IHSG dibuka melemah -8,01 ke 5.393,92 dan BEI langsung memberlakukan trading halt 30 menit. Sesi I pun ditutup -10,76 ke 5.233 dan sesi II melanjutkan pelemahan ke 5.185,11.

Baca Juga: Tekanan IHSG Dinilai Alarm Bahaya bagi Ekonomi Politik Indonesia

Seluruh sektor terkoreksi dipimpin barang baku -13,37, kesehatan -13,16 dan infrastruktur -13,00, sementara LQ45 -13,82 ke 508,56. Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 812 saham melemah dan 11 menguat dengan nilai transaksi sekitar Rp32 triliun pada Jumat pekan lalu.

Topik Menarik