Pengamat Hukum Apresiasi Kapolri Suyudi Tancap Gas Berantas Narkoba

Pengamat Hukum Apresiasi Kapolri Suyudi Tancap Gas Berantas Narkoba

Berita Utama | sindonews | Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:47
share

Pengamat Hukum Prof. Henry Indraguna memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto atas komitmen dan gebrakan tegasnya dalam pemberantasan narkoba. Henry menilai langkah cepat Jenderal Suyudi yang langsung tancap gas memberantas peredaran narkoba sejak awal menjabat menunjukkan keseriusan Polri dalam menyelamatkan generasi bangsa.

“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya langkah Kapolri baru Jenderal Suyudi. Baru dilantik langsung gebrak narkoba. Ini yang ditunggu masyarakat. Narkoba adalah musuh negara, musuh kita semua," ujar Guru Besar Unissula Semarang ini, Selasa (13/10/2026).

Menurut pria yang juga menjabat sebagai Dewan Pengawas Badan Hukum dan Ham DPP Partai Golkar ini, di bawah kepemimpinan Jenderal Suyudi, Polri menunjukkan tidak ada kompromi dan tidak ada ruang bagi bandar maupun jaringan narkoba.

Baca juga: Polisi Buru Bandar Besar Penyuplai Narkoba ke Kampung Ambon dan Kampung Boncos

"Komitmen Kapolri Jenderal Suyudi sangat jelas: berantas narkoba sampai ke akar-akarnya. Tidak hanya pemakai, tapi bandar besar, jaringan internasional, dan bekingnya harus disikat habis. Ini langkah tegas yang patut kita dukung penuh," tegas Penasihat Ahli Balitbang DPP Partai Golkar ini.

Upaya penindakan yang dilakukan kepolisian di sejumlah wilayah merupakan langkah penting untuk melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya narkotika. Operasi pemberantasan narkoba di sejumlah kawasan rawan peredaran narkotika, termasuk Kampung Ambon di Cengkareng dan Kampung Boncos di Palmerah, Jakarta Barat.

"Upaya Polri dalam pemberantasan narkoba membutuhkan dukungan berbagai elemen masyarakat, agar langkah penegakan hukum dapat berjalan beriringan dengan pencegahan," tutur Ketua Bidang Hukum dan HAM DPP MKGR ini.

Menurut Henry yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Kongres Advokat Indonesia (KAI) ini, pemberantasan narkoba adalah isu kemanusiaan. Data menunjukkan narkoba telah merusak jutaan generasi muda dan menjadi pintu masuk kejahatan lain.

"Narkoba menghancurkan masa depan anak bangsa. Satu orang kena narkoba, satu keluarga hancur. Kalau satu generasi hancur, negara bisa hancur. Jadi apa yang dilakukan Jenderal Suyudi ini adalah menyelamatkan masa depan Indonesia," kata Wakil Ketua Dewan Penasihat DPP AMPI ini.Henry yang juga sebagai Tenaga Ahli DPR ini berharap gebrakan Kapolri baru ini diikuti dengan penguatan di seluruh jajaran Polda dan Polres, serta kolaborasi dengan BNN, Kejaksaan, dan Bea Cukai untuk memutus rantai pasokan narkoba dari luar negeri.

"Kami di BAPERA siap mendukung penuh program Kapolri Jenderal Suyudi dalam perang melawan narkoba. BAPERA di seluruh Indonesia siap menjadi mitra Polri untuk sosialisasi bahaya narkoba di kalangan pemuda," pungkas Waketum DPP BAPERA.

Kepemimpinan Kapolri baru Jenderal Suyudi Ario Seto diharapkan dapat menghadirkan perubahan nyata melalui kebijakan, program, dan budaya kerja yang semakin profesional. Dengan tagline Polri Bersama Masyarakat, institusi Polri yang berjalan seiring dengan penegakan hukum dan peningkatan pelayanan publik dapat mendorong kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Topik Menarik