Momen Tim Hukum Dokter Tifa Cecar Saksi JPU soal Foto Ijazah Jokowi: Ini Lebih Mudah dari Pertanyaan Malaikat
Tim hukum Tifauzia Tyassuma alias dokter Tifa mencecar saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Wicandres mengenai foto ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Ijazah yang diperlihatkan dalam persidangan tersebut merupakan dokumen yang diunggah Dian Sandi melalui media sosial.
Diketahui, unggahan Dian Sandi lebih dulu diambil tangkapan layar oleh Wicandres menggunakan ponselnya. Screenshot itu kemudian diserahkan kepada penyidik dalam bentuk flashdisk untuk memperkuat laporan terhadap dokter Tifa.
Baca juga: Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Hadapi 4 Saksi dari JPU
"Saya butuh penegasan terkait tadi Saudara Saksi menjelaskan bahwa memberikan screenshot kepada penyidik. Dari HP apa yang Saudara Saksi screenshot berikan?" kata tim hukum dokter Tifa kepada saksi dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (8/10/2026).
"HP saya," jawab saksi. "Sempat disita tidak sama penyidik? Kasih, kasih ke penyidik?
HP-nya disita tidak sama penyidik?" tanya kembali tim hukum dokter Tifa yang kemudian dijawab tidak oleh saksi.
"Lalu, yang diberikan apa? Apakah lembaran screenshot atau?" kata kuasa hukum dokter Tifa.
"Flashdisk," jawab saksi.
Dalam kesempatan itu, kuasa hukum dokter Tifa dan saksi termasuk JPU maju ke depan meja Majelis Hakim untuk menggali bukti unggahan Dian Sandi. Hal tersebut untuk memastikan apakah orang yang terlihat dalam foto ijazah tersebut merupakan orang yang sama."Saya tanya kan Anda melihat. Kan Saksi melihat apa yang ini kan sudah melihat nih fotonya. Yang berkacamata, berkumis, rambut gondrong di sini tidak berkaca mata, tidak berkumis, rambutnya sudah botak. Sama tidak menurut Saksi?
Nggak, ini bertanya," kata tim hukum dokter Tifa.
"Yang saya ketahui bahwasanya sama, karena ini kan atas nama Pak Joko Widodo," kata saksi.
"Bukan, saya tanya, ini orang berkumis, ini tidak berkumis, tahu tidak," ucap kuasa tim hukum dokter Tifa.
Cetak Gol Penalti di Laga Timnas Indonesia vs Singapura, Ole Romeny: Ini Bukan Keberuntungan!
Tim hukum kembali menegaskan kepada saksi mengenai foto ijazah yang diunggah Dian Sandi apakah sama dengan foto pembanding. Bagi kuasa hukum pertanyaan tersebut sangat mudah, karena hanya meminta saksi menjawab berbeda atau tidak."Ini pertanyaannya lebih mudah dari pertanyaan Malaikat Munkar dan Nakir, Saudara Saksi," tanya tim hukum dokter Tifa.
"Mohon izin Majelis, mengingatkan hak saksi untuk bebas dari intimidasi Majelis. Terima kasih," kata Jaksa Penuntut Umum.
"Jadi ini sama orangnya apa tidak menurut Saudara Saksi? Loh Anda punya mata nih," ujar tim hukum dokter Tifa.
Dari hal tersebut, Ketua Majelis Hakim mengambil alih dengan meminta saksi menjawab pertanyaan secara langsung.
"Saksi, ini ada foto diperlihatkan. Saudara kenal tidak dengan orang yang ada dalam foto ini?" Tanya hakim.
"Tidak kenal," jawab saksi.
