Kalapas Cibinong Gelagapan saat Dicecar Soal Foto Jimmy Masrin di Rumah Mewah Lapas Cibinong

Kalapas Cibinong Gelagapan saat Dicecar Soal Foto Jimmy Masrin di Rumah Mewah Lapas Cibinong

Berita Utama | sindonews | Senin, 28 September 2026 - 18:40
share

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat Wisnu Hani Putranto terlihat gelagapan saat dicecar ihwal temuan figura atau bingkai foto milik terpidana kasus korupsi Jimmy Masrin di lingkungan rumah dinas lapas tersebut. Momen itu terjadi ketika Anggota Komisi XIII DPR Yanuar Arif Wibowo menyoroti pengakuan adanya berbagai barang pribadi di fasilitas negara, mulai dari sofa, kulkas, hingga figura milik narapidana korupsi yang ditemukan di kediaman Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib).

"Di sini ditulis ada yang mengaku punya sofa, punya ini, punya ini. Ya. Bagaimana cerita figuranya Jimmy Masrin itu bisa ada dalam ruang rumah dinas? Pertanyaan saya, Pak Kalapas, Anda 3 tahun di sana, sudah berapa lama Anda tahu Pak Jimmy Masrin ada di situ?" kata Yanuar dalam rapat Komisi XIII DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2026).

Mendapat pertanyaan tersebut, Kalapas Cibinong sempat mencoba memberikan penjelasan. Namun, Yanuar langsung memotong dan memperingatkan Wisnu agar berbicara jujur.

Baca juga: DPR Sentil Dirjen PAS soal Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong: Kalau Tak Sanggup Menata, Mending Berhenti

"Jangan bohong ya, Pak," tegasnya.

Di momen ini, Kalapas terlihat seperti bingung sambil mencari data dari anak buahnya yang berada di kursi belakang untuk menjawab pertanyaan Yanuar tersebut. Lagi-lagi, Yanuar kembali mendesak.

"Kenapa lama sekali?" cecarnya.

Wisnu kemudian mencoba menjelaskan bahwa keberadaan barang-barang tersebut bermula dari kegiatan razia blok hunian yang dilakukan oleh tim Kamtib pada Selasa (22/9/2026). Dalam razia itu, petugas menemukan sejumlah barang terlarang.

Belum selesai penjelasan Kalapas, Yanuar kembali menyela dan menegaskan inti pertanyaannya yang belum dijawab. Ia meminta Kalapas tidak menutup-nutupi kebenaran, mengingat rapat tersebut disaksikan langsung oleh masyarakat luas.

"Pak, saya ingatkan ya. Jangan tutupi kebohongan dengan kebohongan. Nih rakyat lihat," ujar Yanuar dengan nada tinggi.

"Maka saya tanya, sejak kapan figura itu ada? Sejak kapan kulkas itu ada? Sejak kapan sofa-sofa itu ada di situ?" tandasnya.

Topik Menarik