Istri Mendaki Himalaya, Fiersa Besari Cemas hingga Bawa Anak Manggung di Pestapora
Musisi Fiersa Besari membawa cerita yang cukup emosional saat tampil di Pestapora 2026. Di tengah kesibukannya manggung, pikiran Fiersa justru tertuju pada sang istri, Aqia Nurfadla, yang sedang berada di Himalaya untuk mendaki.
Fiersa bahkan harus membawa putrinya, Kinasih, untuk manggung di Pestapora 2026 ini. Sang anak harus ikut menemaninya di belakang panggung, karena istri Fiersa sedang mendaki dan sulit dihubungi.
Di tengah persiapan hingga sebelum tampil, Fiersa sempat mendapat kabar mengenai kondisi tim pendakian sang istri. Tim Aqia disebut sempat menghadapi cuaca buruk saat berada di jalur pendakian.
Situasi itu tentu membuat Fiersa khawatir. Namun di sisi lain, ia tetap harus menjalankan pekerjaannya sebagai musisi dan tampil di atas panggung Pestapora 2026.
Baca Juga : Fiersa Besari Bongkar Hospitality Riders saat Manggung, Larang Alkohol hingga NarkobaMeski pikirannya terbagi, Fiersa tetap berusaha profesional dan menjalani penampilannya seperti biasa. Baginya, kesempatan kembali tampil di Pestapora setelah sekitar dua tahun absen juga menjadi momen yang berkesan.
Di sela-sela momen tersebut, Fiersa juga membagikan situasi yang dialaminya melalui Instagram Story. Ia sempat mencoba melakukan video call dengan Aqia yang masih berada di Himalaya.
Namun, komunikasi keduanya tidak berjalan mulus. Sinyal di lokasi pendakian membuat sambungan video call terputus-putus sehingga Fiersa kesulitan berkomunikasi dengan istrinya.
"baru ada sinyal tapi masih hilang-hilangan," tulis Fiersa di Instagram Story.
"sinyal kembali hilang. Btw dibaca pelan-pelan. Biar sama-sama kerasa deg-degannya" tambahnya.Tak hanya mencoba menghubungi Aqia, Fiersa juga sempat mengirimkan pesan berisi sejumlah instruksi keselamatan kepada sang istri untuk perjalanan turun gunung.
Baca Juga : Mengenal Fiersa Besari: Profil, Biodata dan Perjalanan Karier sang Musisi dan Penulis
Kekhawatiran Fiersa bukan tanpa alasan. Ia mendapat informasi mengenai longsor di kawasan Himlung Himalaya yang membuat sejumlah orang dilaporkan hilang.Selain itu, kabar mengenai banjir dan longsor di jalur yang kemungkinan akan dilewati tim Aqia saat turun gunung juga membuatnya semakin waspada.
Di tengah kekhawatiran itu, kehadiran Kinasih di belakang panggung menjadi teman Fiersa selama menjalani pekerjaannya. Ia tetap naik ke atas panggung dan menghibur penonton Pestapora.
Bagi Fiersa, penampilan kali ini pun terasa berbeda. Setelah sekitar dua tahun tidak hadir di Pestapora, ia akhirnya kembali bertemu dengan penonton di festival musik tersebut.
Momen itu sekaligus menjadi pengalaman yang cukup berkesan karena di balik penampilannya di atas panggung, Fiersa harus tetap memantau kabar Aqia yang sedang berjuang menghadapi kondisi di Himalaya.










