Gus Kikin Sudah Punya Rancangan Struktur Pengurus PBNU: Segera Kita Selesaikan
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin menyatakan sudah mempunyai rancangan struktur kepengurusan PBNU. Dia menyebut saat ini baru satu-dua nama yang sudah masuk.
"Ini baru satu dua orang dan ya memang belum sempat. Ini karena berapa hari ini? Hari kelima ya, dan memang baru sedikit yang bisa kita susun. Dan tapi kita sudah punya apa rancangan-rancangan. Insyaallah nanti segera kita selesaikan ini," kata Gus Kikin usai menghadiri pembukaan Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) di Jakarta, Sabtu (5/9/2026).
Baca juga: Profil Gus Kikin, Ketua Umum PBNU 2026-2031
Ia menjelaskan, penyusunan struktur pengurus organisasi yang ia pimpinan itu umumnya membutuhkan waktu 30 hari setelah selesainya Muktamar.
"Ya kalau program ya biasalah ada kelambatan-kelambatan karena belum tersusun, tapi kan memang selalu menyusun itu emang waktunya 30 hari lah standarnya ya dan itu udah umum setiap muktamar kemudian 30 hari baru tersusun itu," ucapnya.Kaleb Woisiri Dukung Sinergi Pemda-TNI Bangun Potensi Pangan Waropen Jadi Penggerak Ekonomi
Ia pun berupaya penyusunan segera rampung agar bisa kembali menjalankan program-program PBNU.
Baca juga: BREAKING NEWS! Gus Kikin Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
"Nah doakan bisa cepat selesai nanti habis itu kita mulai dengan program-program NU ke depan lagi," ujarnya.
Sebelumnya, Gus Kikin memastikan sejumlah figur lama akan tetap masuk dalam kepengurusan PBNU masa khidmah 2026-2031. Salah satunya, Gudfan Arif Ghofur atau Gus Gudfan yang kembali ditunjuk sebagai Bendahara Umum (Bendum) PBNU."Ada, ada pasti, ada pengurus yang dari lama," ucap Gus Kikin di kediaman Dubes Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah H Amodi, Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2026).
Gus Kikin menyebut salah satu figur lama yang akan masuk dalam kepengurusan baru yakni Gus Gudfan. Gudfan sebelumnya diangkat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bendum PBNU pada 10 Agustus 2022 menggantikan Mardani H Maming.
"Tadi pagi saya sampaikan saya kebetulan didampingi Gus Gudfan dari bendahara umum itu, saya sampaikan bahwa ini sementara ini emang baru ada itu yang ada," ungkap Gus Kikin.
Sementara itu, posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU hingga kini belum ditentukan. Gus Kikin mengaku masih meminta petunjuk sebelum menetapkan figur yang akan menduduki jabatan tersebut.
Menurut dia, penentuan sekjen membutuhkan banyak pertimbangan, termasuk untuk menjaga hubungan baik dengan berbagai pihak.
"Sekjen nunggu istikharah. Itu kita kita harus banyak pertimbanganlah, karena kita mau semuanya kita menjaga hubungan yang baik dengan siapa pun," ujar Gus Kikin.










