Setengah Juta Manusia, 37 Mobil Dirilis: GIIAS 2026 Sah Jadi Magnet Terbesar Dunia Setelah China
GIIAS 2026 usai sudah. Ditutup hari Minggu, 9 Agustus 2026. Sukses besar. Angka pengunjungnya bikin geleng-geleng kepala: 496.378 orang.
Bayangkan jumlah itu. Hampir setengah juta manusia. Setara dengan memindahkan separuh dari total penduduk kota Bogor untuk tumplek blek berdesakan di dalam ICE BSD City selama 11 hari.
Pameran ke-33 ini sah menjadi pameran otomotif terbesar kedua di dunia. Hanya kalah dari China.
Dalam lima tahun terakhir, grafik pengunjung GIIAS memang selalu fluktuatif, mencari titik keseimbangan baru usai masa pandemi. Namun, melesatnya angka nyaris 500 ribu pengunjung tahun ini adalah puncaknya. Bukti mutlak bahwa daya beli, minat, dan gairah pasar otomotif kita masih sangat menyala.Mereka tidak sekadar datang untuk cuci mata. Rata-rata pengunjung rela menghabiskan waktu sampai 5 jam di dalam area. Mengapa bisa selama itu? Karena pilihannya sangat banyak.Ada 37 kendaraan baru yang diluncurkan di sana. Porsi tiap booth untuk dikunjungi menjadi sama besarnya.
Lihat saja data uji coba kendaraan. Angka test drive meroket tajam 30 persen dibandingkan tahun lalu. Totalnya mencapai lebih dari 26.000 trip. Publik sangat penasaran. Terutama dengan gempuran teknologi elektrifikasi yang kian merajai pasar.
Pesertanya pun paling lengkap. Ada 65 merek otomotif global.
Untuk mobil penumpang, total ada 43 merek. Kendaraan niaga diisi 7 merek. Roda dua diramaikan 13 merek. Juga, 5 raksasa karoseri. Ditambah lebih dari 150 merek industri pendukung. Semuanya berkumpul.
Pejabat tinggi negara juga turun gunung. Pameran ini dibuka 30 Juli 2026 oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bahkan hadir memberi Welcome Remarks di ajang konferensi otomotifnya. Menyusul kemudian Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Polkam Djamari Chaniago, Dirjen Perhubungan Darat Aan Suhanan, hingga Ketum KADIN Anindya Bakrie.Bagi Ketua Umum GAIKINDO, Putu Juli Ardika, kehadiran pemerintah ini adalah sinyal positif. "Sangat berharga bagi kepastian iklim usaha," katanya. Sambil meninjau, GAIKINDO curhat langsung soal isu industri agar daya saing pasar terjaga.
Setelah meledak di BSD, GIIAS tidak lantas tidur. Mereka bersiap keliling Indonesia.
Jadwalnya sudah dikunci: Surabaya (26–30 Agustus 2026 di Grand City Convex), Bandung (9–13 September 2026 di Sudirman Grand Ballroom), Semarang (30 September–4 Oktober 2026 di Muladi Dome), dan Makassar (28 Oktober–1 November 2026 di Summarecon Mutiara Makassar).Tapi tunggu. Ada satu yang paling istimewa.
Untuk pertama kalinya, GIIAS akan menginvasi Pulau Dewata. GIIAS Bali resmi dijadwalkan pada 27–31 Januari 2027. Lokasinya di The Meru Sanur. Bali bukan sekadar wilayah timur. Bali adalah etalase internasional. Pusat gaya hidup. GIIAS Bali akan menjadi panggung baru yang sangat strategis.



