Polemik Kabinet Bayangan, Pengamat Ingatkan Jangan Tersusupi Agenda Kepentingan Politik Tertentu

Polemik Kabinet Bayangan, Pengamat Ingatkan Jangan Tersusupi Agenda Kepentingan Politik Tertentu

Berita Utama | sindonews | Kamis, 30 Juli 2026 - 15:44
share

Munculnya Kabinet Bayangan yang dikomandani pakar hukum tata negara Feri Amsari menuai polemik. Pengamat politik Jerry Massie mengingatkan Kabinet Bayangan tidak tersusupi agenda kepentingan kelompok tertentu.

Menurut Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) ini, memang dalam negeri demokrasi harus ada yang memantau, mengkritisi, sampai memberikan saran dan masukan yang konstruktif bagi pemerintahan. Namun, tak perlu membentuk Kabinet Bayangan.

"Saya kira Kabinet Bayangan tak perlu ada, soalnya itu ilegal dan sebaiknya kaum intelektual ini memberi nama lain," ujar Jerry kepada SindoNews, Kamis (30/7/2026).

Baca Juga: Polemik Kabinet Bayangan, Pengamat Menyoroti Mekanisme Kritik dalam Demokrasi

Jerry mengatakan, memang perlu juga ada oposisi yang memberikan pemikiran bagi kebaikan bangsa. "Tapi kalau Kabinet Bayangan ada indikasi politik lain dan agenda demi kepentingan kelompok tertentu dan pribadi, ini salah kaprah," tegasnya.Dikutip dari kabinetbayangan.id, Kabinet Bayangan ada untuk melakukan kritik yang lebih serius—bukan berdasarkan sentimen, melainkan melalui narasi tanding yang berbasis bukti (evidence-based).

"Kami ingin pemerintah memiliki sparing partner yang sepadan agar mereka lebih serius mengelola negara. Kami ingin publik teredukasi mengenai bagaimana seharusnya kebijakan publik dikelola. Rakyat harus berdaya, memiliki kanal untuk bersuara, dan memegang kendali atas jalannya pemerintahan," demikian dikutip dari laman tersebut.

Topik Menarik