39 Titik Kekeringan di Kabupaten Bekasi, Perumda Tirta Bhagasasi Salurkan 1 Juta Liter Air Bersih
Pemerintah Kabupaten Bekasi mempercepat penyaluran bantuan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau. Hingga akhir pekan, hampir 1 juta liter air bersih telah didistribusikan ke sejumlah wilayah yang mengalami krisis air.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bekasi, Perumda Tirta Bhagasasi, Palang Merah Indonesia (PMI), Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), serta sejumlah perusahaan di kawasan industri.
“Distribusi air bersih menyasar 39 titik kekeringan di sembilan desa pada empat kecamatan, yakni Cibarusah, Serang Baru, Bojongmangu, dan Pebayuran,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi Muchlis, Minggu (19/7/2026).
Baca juga: 60,5 Wilayah Indonesia Telah Memasuki Musim Kemarau
Berdasarkan data BPBD Kabupaten Bekasi, sebanyak 4.929 kepala keluarga (KK) atau sekitar 13.985 jiwa terdampak krisis air bersih hingga akhir pekan lalu.“Wilayah dengan titik kekeringan terbanyak berada di Kecamatan Cibarusah, meliputi sembilan titik di Desa Ridogalih dan satu titik di Desa Cibarusah Jaya,” ungkapnya.
Sementara itu, di Kecamatan Serang Baru, kekeringan melanda delapan titik di Desa Nagasari dan satu titik di Desa Sukasari. Di Kecamatan Bojongmangu, krisis air bersih terjadi di empat desa, yaitu Desa Sukamukti, Sukabungah, Medalkrisna, dan Karang Indah, dengan total 17 titik terdampak. Adapun Kecamatan Pebayuran mencatat tiga titik kekeringan di Desa Karangsegar.
Lihat video: Krisis Air Bersih Mengancam saat Kemarau, Dedi Mulyadi Janjikan Air Bersih Gratis
Pemkab Bekasi mencatat hingga Jumat (17/7/2026), volume air bersih yang telah disalurkan mencapai 904.000 liter. Sebagian besar bantuan berasal dari BPBD sebanyak 590.000 liter, disusul PMI 250.000 liter, Deltamas 33.000 liter, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) 28.000 liter, PT Hyundai 3.000 liter, serta dukungan distribusi dari Perumda Tirta Bhagasasi.Selain air bersih, PMI Pusat juga memberikan bantuan berupa 20.000 liter air, dua tandon berkapasitas 5.000 liter, dua tandon berkapasitas 2.000 liter, 200 jeriken, dan 100 ember untuk warga Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah.
Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi Reza Lutfi menegaskan pihaknya akan terus mendukung penyediaan air bersih selama masyarakat masih terdampak kekeringan.Menurut Reza, komitmen tersebut merupakan bagian dari kerja sama yang telah dibangun bersama BPBD Kabupaten Bekasi dalam penanganan bencana kekeringan selama beberapa tahun terakhir.
Sebagai badan usaha milik daerah (BUMD), Perumda Tirta Bhagasasi berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, khususnya akses terhadap air bersih saat musim kemarau.
Pemerintah Kabupaten Bekasi pun terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan akan menyesuaikan distribusi bantuan apabila jumlah wilayah terdampak kekeringan bertambah dalam beberapa pekan ke depan.










