Raker IKKB Bahas Penguatan Kontribusi Organisasi dan Pelestarian Budaya

Raker IKKB Bahas Penguatan Kontribusi Organisasi dan Pelestarian Budaya

Nasional | sindonews | Minggu, 19 Juli 2026 - 11:49
share

Rapat Kerja Ikatan Keluarga Kalimantan Barat (Raker IKKB) Periode 2026-2031 di The Tavia Heritage Hotel, Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat mengusung tema Mempererat Solidaritas, Memperkuat Kolaborasi dan Meningkatkan Kontribusi Bagi Kemajuan Organisasi Serta Pelestarian Budaya Kalimantan Barat.

Ketua Umum IKKB 2026-2031 Dean Arslan mengatakan, IKKB berkomitmen ikut menyukseskan Sustainable Development Goals (SDGs) agar Kalimantan Barat semakin maju dan sejahtera warganya.

Baca juga: Pemerintah Percepat Penanganan Karhutla di Kalimantan Barat

"Jadi kita ingin perusahaan-perusahaan di Kalimantan Barat juga dapat memberikan kontribusi nyata bagi daerah," ujarnya, Sabtu (18/7/2026).

Kelestarian alam dan budaya di Kalimantan Barat juga harus terus dapat dijaga. Pembangunan yang dilakukan juga harus memperhatikan ekologi. "Persoalan lingkungan hidup juga menjadi concern kita agar alam di Kalimantan Barat bisa tetap terjaga," katanya.Ketua Harian IKKB Budi Siswanto menegaskan IKKB terus mendorong generasi muda untuk berkontribusi dan mengambil peran. Setelah pengukuhan pengurus IKKB periode 2026-2031 pada 3 Mei lalu beberapa perwakilan mahasiswa Kalimantan Barat sudah berjumpa, khususnya kemarin dengan Ikatan Mahasiswa Kalbar. "Insyaallah dalam Raker ini akan kita putuskan karena kita juga ada bidang pemuda dan keolahragaan," ucapnya.

Komisaris PT Integrasi Transit Jakarta ini memaparkan hasil Raker nantinya juga disosialisasikan kepada mahasiswa dan generasi muda Kalimantan Barat. "Kita tentu akan mengajak adik-adik kita, teman-teman mahasiswa pemuda Kalbar yang ada di Jakarta yang mereka masih kuliah. Mereka harus berdaya guna bukan hanya untuk dirinya, tapi juga daerahnya, Kalimantan Barat," ungkapnya.

Sekretaris Umum IKKB Mitha Djawari memastikan Raker ini juga akan membahas perlunya penguatan UMKM. "Untuk UMKM ini kita sudah melakukan beberapa program yang akan dilaksanakan dan penggerak utamanya adalah anak muda di bawah usia 30 tahun yang kebetulan sudah memiliki usaha lebih dari 30 outlet," ucapnya.

Ketua Panitia Raker IKKB Liana Yanis Chaniago menambahkan Raker juga memperkuat database diaspora Kalimantan Barat yang ada di Jabodetabek. "Setelah mempunyai database kita akan melaksanakan program-program yang kita laksanakan untuk di pusat maupun daerah," katanya.

Dia berharap putra-putri asal Kalimantan Barat dari etnis Melayu, Tionghoa, dan Dayak bisa semakin banyak yang bisa berkiprah di tingkat nasional sesuai bidang keahliannya.

"Ada Pak Osman Sapta Odang, Pak Zulfarshah yang pernah menjadi atlet voli nasional. Beliau-beliau ini bisa menjadi teladan bagi generasi muda," ujarnya.

Topik Menarik