Eks Jampidsus Jadi Tersangka, Said Didu Minta Febrie Adriansyah Ungkap Semua Pihak yang Terlibat
Analis Kebijakan Publik, Said Didu berharap kasus dugaan korupsi dan TPPU yang menjerat eks Jampidsus Febrie Adriansyah tidak mematikan obor pemberantasan korupsi. Bahkan, dia harap Febrie mengungkap pihak-pihak yang juga terlibat dalam dugaan korupsi itu.
"Saya ingin jangan sampai kasus ini memadamkan obor pemberantasan korupsi yang sudah dinyalakan Presiden RI, Prabowo Subianto," ujarnya dalam program Rakyat Bersuara bertajuk Eks Jampidsus Tersangka, Tabir Besar Terungkap? yang tayang di iNews, Selasa (14/7/2026) malam.
Baca juga: Penyidik Polri Bungkam Usai Serahkan Berkas Penyidikan Febrie ke Kejagung
Menurutnya, terlepas dari adanya masalah yang kini dialami Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, sejatinya dia awalnya mengira Febrie merupakan sosok pahlawan yang berani melawan para koruptor di Indonesia. Terlebih, dari rekam jejaknya, Febrie telah mengungkap kasus-kasus korupsi yang membuat negara merugi hingga Rp1.000 triliun.
"Lepas dari segala-galanya tentang mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, saya awalnya menganggap inilah pahlawan pelawan koruptor, saya 30 tahun di dalam baru ketemu orang yang seberani ini melawan koruptor. Lepas ada masalah, oke," tuturnya."Saya menghitung kerugian negara yang sudah diusut beliau mulai dari timah yang 300 Triliun, Sritex, CPO, PKH, dan lain-lain itu kira-kira yang diusut sudah 1.000 triliun rupiah. Lepas daripada sekarang ada masalah," jelas Said Didu lagi.
Baca juga: Ketua KPK Akui Berkomunikasi dengan Jaksa Agung, Supervisi Kasus Febrie Adriansyah Mulai Berjalan
Dia akui dan setuju, Febrie ternyata saat ini bukanlah orang yang bersih dari dugaan kasus korupsi. Namun, adanya kasus tersebut diharapkan tidak serta merta membuat aparat penegak hukum menghentikan upaya pemberantasan kasus-kasus korupsi di Indonesia.
"Jangan gara-gara ini, kita sudah berkali-kali mengalami hal seperti ini dan di pucuknya salah maka obor pemberantasan korupsi berhenti. Masih ingat cicak buaya, masih ingat kasus Firli Ketua KPK, banyak sekali kasus diatas itu mematikan obor pemberantasan korupsi," paparnya.
Dia menambahkan, sudah banyak kasus pimpinan aparat penegak hukum terlibat kasus dugaan korupsi hingga akhirnya mematikan obor pemberantasan korupsi. Diharapkan pula, Febrie pun mau keluar mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi yang menjeratnya itu.
"Saya harap kasus Febrie ini tidak mematikan obor itu kembali. Saya harap Febrie keluar melakukan tanda kutip perlawanan supaya terbuka semua, jangan ada pemakluman, apalagi tukar tambah kasus, ini saya tidak mau," katanya.










