Mongol Stres Ceritakan Kedekatannya dengan Temon, Sering Pantau Banjir Bareng
Meninggalnya komedian senior Simon Rarameha Ngadang alias Temon menyisakan kesedihan mendalam bagi rekan sejawat, salah satunya Mongol Stres. Di balik panggung hiburan, ternyata keduanya memiliki kedekatan sebagai sesama warga Mampang, Jakarta Selatan yang kerap terdampak banjir.
Mongol menceritakan bahwa kediaman mereka berada di kompleks yang bertetangga. Jarak yang dekat ini membuat keduanya sering berkomunikasi lewat pesan singkat, terutama saat musim hujan tiba.
Baca juga: Kabar Duka, Ibunda Vega Darwanti Meninggal Dunia
"Jadi, kesatu karena memang kita sekompleks kan. Saya di Pondok Jaya, beliau di Pondok Karya. Jadi kami berdua adalah korban banjir di Mampang ya," ujar Mongol saat ditemui di rumah duka, Senin (13/7/2026).
Kedekatan mereka terjalin karena sering saling menanyakan kondisi air jika hujan deras mulai mengguyur kawasan tersebut."Jadi kami menjadi WA-WA-an kalau, 'Masuk nggak lu? Masuk nggak?' gitu," kenang Mongol.
Baca juga: Denny Cagur Kenang Sosok Temon: Senior yang Baik dan Berwawasan Luas
Bagi Mongol, Temon bukan sekadar rekan kerja, melainkan tetangga seperjuangan. Meskipun dirinya kini sudah pindah dari kawasan Pondok Jaya, memori tentang pantau banjir itu tetap melekat kuat di ingatannya.
Selain urusan banjir, Mongol juga sering mengajak mendiang untuk bekerja sama dalam satu panggung. Ia merasa chemistry yang terbangun sangat baik karena latar belakang mereka yang sama-sama merangkak dari bawah.
"Kalau kenangan terakhir sih, kalau perform Mongol lupa-lupa ingat ya. Tapi satu hal yang... maksudnya kita masih... Mongol suka WA ke beliau, 'Bang, ini ada kerjaan berdua tandem yuk,' gitu," tandasnya.
Sebagai sahabat, Mongol pun mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan. Ia percaya bahwa kebaikan hati Temon yang selalu menghibur orang lain akan menjadi bekal indah bagi mendiang di sisi-Nya.










