Mengenang Suami Pertama Megawati dengan Tabur Bunga dan Tahlil

Mengenang Suami Pertama Megawati dengan Tabur Bunga dan Tahlil

Berita Utama | sindonews | Senin, 6 Juli 2026 - 09:34
share

Hari lahir suami pertama Megawati Soekarnoputri, Kapten Penerbang Anumerta Surindro Supjarso diperingati dengan upacara tabur bunga di laut Kepulauan Seribu, Jakarta Utara oleh jajaran DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jakarta. Peringatan milad dilanjutkan dengan tahlilan dan pembacaan surat yasin oleh jajaran PP Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) di Masjid At-Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (5/7/2026).

"Almarhum gugur saat pesawat Skyvan T-701 yang dipilotinya jatuh di perairan Biak, Irian Jaya yang kini bernama Papua pada tanggal 22 Januari 1970," kata Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah saat memberikan sambutan dalam acara tahlilan tersebut.

Basarah mengatakan, jika masih hidup, Surindro yang lahir 5 Juli 1943 kini berusia 83 tahun. Putra dr. A. Dadi Djokrodipo ini lulus dari akademi militer TNI AU dan dilantik sebagai letnan dua penerbang pada 1967.

Baca juga: Profil Kapten Pnb Surindro Supjarso, Suami Pertama Megawati Soekarnoputri yang Jarang Diketahui Publik

Ia ditempatkan sebagai anggota Skuadron 42 Wings Ops 003 lanud Iswahyudi Madiun dan menjadi pilot pesawat pengebom TU-16 KS Badger. Basarah menceritakan, Megawati menikah 27 Mei 1968, atau satu tahun setelah kudeta atas Bung Karno dilakukan oleh rezim Orde Baru.

“Saat itu tidak banyak tokoh politik dan tokoh masyarakat yang berani mendekat kepada Bung Karno apalagi menjadi bagian dari keluarganya, tapi karena kecintaan yang besar kepada ibu Megawati Soekarnoputri, almarhum Surindro memutuskan untuk tetap menikahi Ibu Megawati Soekarnoputri," kenang Basarah.

Dari pernikahan itu lahir dua orang putra, yakni Moh. Rizki Pratama dan Muhamad Prananda Prabowo. Pada 22 Januari 1970, suami pertama Megawati itu mengalami kecelakaan di perairan Biak lalu gugur bersama tujuh awak pesawat yang menyertainya.

Hingga kini, jenazah Surindro dan tujuh awak pesawat lainnya tak pernah berhasil ditemukan. Basarah yang di acara tahlilan itu mewakili keluarga besar Prof Dr (HC) Megawati Soekarnoputri menyampaikan rasa terima kasih Ketua Umum PDIP itu kepada semua pihak yang telah berdoa dan bersimpati atas kepergian salah satu putra terbaik bangsa ini. "Semoga amal baik almarhum diterima oleh Allah SWT," ucap Basarah.

Dalam ceramahnya, KH Zuhri Yaqub MA mengatakan almarhum Surindro Supjarso adalah orang baik. Ciri-ciri orang baik, jelas Wakil Rais Syuriah PWNU DKI Jakarta ini, adalah jika seseorang terus dikenang dan didoakan setelah kematiannya.

"Semoga lewat peringatan milad almarhum ini, jasa dan kisah positif almarhum lebih dikenal oleh generasi bangsa," kata Zuhri Yaqub.

Topik Menarik