10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Kekayaan dan kekuasaan telah lama berjalan beriringan dalam sejarah kepemimpinan Amerika Serikat (AS). Sejumlah presiden memasuki Gedung Putih dengan kekayaan besar yang diwariskan keluarga, sementara sebagian lainnya membangun kekayaan setelah meninggalkan jabatan.
Dikutip dari Stars Insider, Presiden AS ke-45 dan ke-47, Donald Trump, menempati posisi teratas sebagai presiden terkaya dalam sejarah negara tersebut dengan estimasi kekayaan bersih mencapai USD6,1 miliar per Maret 2026.
Trump lahir dari keluarga berada dan mewarisi sedikitnya USD413 juta dari ayahnya, Fred Trump. Kekayaannya terus bertambah setelah mengambil alih bisnis properti keluarga, meski selama masa kepresidenannya ia kerap menghadapi kontroversi terkait potensi konflik kepentingan bisnis dan penolakan untuk membuka laporan pajaknya kepada publik.
Baca Juga:24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Di posisi kedua terdapat Presiden ke-35 Amerika Serikat, John F. Kennedy, dengan puncak kekayaan mencapai USD1,1 miliar saat menjabat pada periode 1961–1963. Sebagian besar kekayaan Kennedy berasal dari warisan ayahnya, Joe Kennedy, yang membangun kerajaan bisnis melalui sektor perbankan dan investasi. Istrinya, Jacqueline Kennedy, juga berasal dari keluarga kaya yang memiliki bisnis minyak.Presiden pertama AS, George Washington, menempati urutan ketiga dengan kekayaan puncak sekitar USD587 juta. Sebagian besar hartanya berasal dari perkebunan Mount Vernon yang diwariskan oleh saudara tirinya, ditambah pendapatan sebagai jenderal dan presiden. Pada 1789, gaji kepresidenannya mencapai USD25.000 atau sekitar dua persen dari total anggaran federal saat itu.
Thomas Jefferson berada di posisi keempat dengan kekayaan puncak USD236,8 juta. Presiden ketiga AS itu mewarisi sekitar 3.000 acre lahan di Virginia dan kemudian menambah kepemilikannya melalui pembelian tanah. Namun, pendapatan pertanian yang tidak stabil serta gaya hidup mewah membuatnya meninggalkan utang besar ketika meninggal dunia.
Posisi berikutnya ditempati Theodore Roosevelt dengan kekayaan sekitar USD139,7 juta. Meski mewarisi dana perwalian dalam jumlah besar, Roosevelt lebih banyak mengabdikan hidupnya untuk pelayanan publik dan mengalami kerugian besar akibat investasi peternakan di wilayah Dakota.
Andrew Jackson berada di peringkat keenam dengan kekayaan USD132,6 juta. Berbeda dengan banyak pendahulunya, Jackson tidak lahir dari keluarga kaya dan membangun karier sebagai pengacara. Kekayaannya meningkat pesat setelah menikahi Rachel Jackson yang berasal dari keluarga berada dan mewariskan aset besar kepadanya.Presiden ke-42 AS, Bill Clinton, menempati posisi ketujuh dengan kekayaan sekitar USD120 juta. Sebagian besar hartanya diperoleh setelah meninggalkan Gedung Putih melalui penjualan autobiografi, honor pidato, dan jasa konsultasi. Mantan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton juga turut menyumbang kekayaan keluarga melalui berbagai aktivitas profesionalnya.
Baca Juga:Daftar Negara dengan Konsumsi Minyak Terbesar Dunia, di Mana Posisi Indonesia?
James Madison dan Lyndon B. Johnson masing-masing mencatatkan kekayaan puncak sebesar USD113,3 juta dan USD109,3 juta. Madison berasal dari keluarga pemilik lahan yang kaya, namun menghadapi kesulitan keuangan di masa tua. Sementara Johnson memperoleh sebagian besar pendapatan keluarganya dari kepemilikan stasiun radio milik istrinya, Lady Bird Johnson.
Melengkapi daftar 10 besar adalah Herbert Hoover dengan kekayaan sekitar USD83 juta. Presiden ke-31 AS itu merupakan contoh tokoh yang membangun kekayaannya sendiri. Sebelum terjun ke dunia politik, Hoover berkarier sebagai insinyur pertambangan, menulis buku teknik pertambangan, dan memiliki sejumlah tambang perak di Myanmar yang menjadi sumber utama kekayaannya.










