Dilan Janiyar Bongkar Dugaan Didukunin Asisten Sendiri, Targetnya Satu Keluarga!

Dilan Janiyar Bongkar Dugaan Didukunin Asisten Sendiri, Targetnya Satu Keluarga!

Gaya Hidup | sindonews | Minggu, 24 Mei 2026 - 10:19
share

Konten kreator Dilan Janiyar membagikan pengalaman mengejutkan yang belum pernah ia ceritakan sebelumnya. Dalam podcast Meja Mongol, Dilan mengaku diduga menjadi korban praktik perdukunan yang dilakukan oleh asistennya sendiri, yang telah bekerja dengannya selama dua tahun.

Awalnya, Dilan mengaku sangat percaya dan menyayangi sang asisten. Namun, seiring berjalannya waktu, ia mulai merasakan perubahan sikap yang membuatnya curiga.

“Mulai aku merasa ada perbedaan. Kayaknya dia mulai kerjanya nggak benar,” ujar Dilan.

Baca Juga : Banyak Momen Pahit, Dilan Janiyar Mau Pindah dari Jogja ke Jakarta

Menurutnya, sang asisten perlahan menunjukkan sikap tidak sopan dan terlihat membencinya. Rasa curiga itu akhirnya membuat Dilan memutuskan untuk memeriksa ponsel asistennya.“Sudah mulai nggak sopan dan kelihatan mulai benci sama aku,” katanya.

Dari situ, Dilan menemukan percakapan antara asistennya dengan seseorang yang diduga seorang dukun atau orang pintar. Dalam percakapan tersebut, terungkap adanya rencana untuk “mendukuni” tiga orang, yakni Dilan, ibunya, dan kakaknya.

“Nah, ternyata di situ ketahuan dia menghubungi orang kayak dukun,” ungkap Dilan.

Tak hanya itu, dukun tersebut juga disebut meminta asistennya meminum air kelapa hijau dalam sekali teguk. Namun, batok kelapanya tidak boleh dibuang.

Baca Juga : Dilan Janiyar Bantah Punya Hubungan dengan Anak Wishnutama: Itu Kerja Bareng“Aku notice kok batok kelapa itu nggak dibuang-buang,” kata Dilan.

Karena tinggal di apartemen yang sama, Dilan mengaku sempat melihat batok kelapa tersebut terus dipindah-pindahkan dan tidak pernah dibuang selama beberapa hari. Awalnya, ia mengira asistennya sedang menjalani program diet atau detoks tubuh.

Namun, kecurigaan Dilan akhirnya terbukti setelah ia memeriksa isi ponsel asistennya dan menemukan dugaan praktik perdukunan tersebut.

Saat dikonfrontasi, sang asisten akhirnya mengaku bahwa tiga orang yang dimaksud dalam percakapan itu adalah Dilan, ibunya, dan kakaknya.

“Dia akhirnya ngaku tiga orang itu adalah aku, ibuku, dan kakakku,” tutupnya.

Topik Menarik