10 Petinju Terbaik Australia Sepanjang Masa, Salah Satunya Pernah Robohkan Manny Pacquiao

10 Petinju Terbaik Australia Sepanjang Masa, Salah Satunya Pernah Robohkan Manny Pacquiao

Olahraga | sindonews | Selasa, 21 April 2026 - 15:56
share

Tak banyak yang tahu, Australia melahirkan cukup banyak petinju top yang mendunia kendati nama-nama top didominasi orang Amerika dan Rusia. Berikut daftar 10 petinju top Australia yang dianggap terbaik sepanjang masa di negaranya.

Di puncak daftar, ada Jeff Fenech. Dijuluki “Marrickville Mauler”, ia dianggap sebagai petinju terbaik Australia sepanjang sejarah. Tiga gelar dunia di kelas berbeda menjadi bukti dominasinya, ditambah gaya bertarung tanpa kompromi yang membuatnya ditakuti lawan.

Tak kalah legendaris, Kostya Tszyu mencatat sejarah sebagai juara dunia tak terbantahkan di kelas light welterweight. Lahir di Rusia namun bersinar di Australia, Tszyu dikenal lewat pukulan presisi dan KO spektakuler termasuk saat menghancurkan Zab Judah.

Nama lain yang melampaui olahraga adalah Lionel Rose. Kemenangannya atas Fighting Harada pada 1968 bukan sekadar gelar dunia, tetapi juga tonggak penting bagi masyarakat pribumi Australia.

Sementara itu, kisah Les Darcy menjadi salah satu tragedi terbesar tinju. Ia meninggal di usia 21 tahun sebelum sempat memperebutkan gelar dunia, padahal telah mengalahkan banyak petinju top dunia.

Nama Johnny Famechon dan Jeff Harding juga tak bisa dilupakan. Famechon sukses merebut gelar dunia kelas featherweight, sementara Harding dikenal sebagai “Rocky”-nya Australia berkat daya juang luar biasa di ring.

Sosok kontroversial seperti Anthony Mundine juga masuk daftar. Meski kerap menuai pro dan kontra, rekam jejaknya sebagai juara dunia di dua kelas membuktikan kualitasnya.Di era modern, George Kambosos Jr. mencuri perhatian dunia setelah mengalahkan Teofimo Lopez di Madison Square Garden pada 2021—salah satu upset terbesar dalam sejarah tinju.

Sementara itu, Tim Tszyu, putra Kostya, kini menjadi wajah baru tinju Australia. Ia sukses menjuarai dunia di kelas super welterweight dan digadang-gadang meneruskan kejayaan sang ayah.

Nama lain yang tak kalah menarik adalah Vic Darchinyan, petinju kelahiran Armenia yang dikenal dengan pukulan keras dan gaya bertarung eksplosif di kelas ringan.

Petinju seperti Jeff Horn (yang mengalahkan Manny Pacquiao), Danny Green, hingga Skye Nicolson juga memberi warna dalam sejarah tinju Australia.

Satu hal yang tak berubah dari generasi ke generasi: mentalitas. Petinju Australia dikenal tak takut bertarung di kandang lawan. Dari perjalanan tragis Les Darcy ke Amerika pada 1917 hingga kemenangan Kambosos di New York satu abad kemudian, tradisi itu tetap hidup.

1. Jeff Fenech

Dijuluki Marrickville Mauler, Fenech adalah legenda terbesar tinju Australia. Juara dunia di tiga kelas berbeda dan dikenal dengan gaya agresif tanpa kompromi.2. Kostya Tszyu

Petinju kelahiran Rusia yang menjadi ikon Australia. Juara tak terbantahkan kelas light welterweight dengan pukulan mematikan dan teknik tinggi.

3. Lionel Rose

Pahlawan nasional dan petinju pribumi pertama Australia yang jadi juara dunia. Kemenangannya punya dampak besar secara sosial dan budaya.

4. Les Darcy

Bintang muda fenomenal yang kariernya tragis. Meninggal di usia 21 tahun sebelum sempat merebut gelar dunia.5. Johnny Famechon

Juara dunia kelas featherweight dengan teknik cerdas dan konsistensi tinggi sepanjang kariernya.

6. Jeff Horn

Dikenal sebagai “Australia’s Rocky”. Mengandalkan mental baja dan daya tahan luar biasa di kelas welter, pernah mengalahkan Manny Pacquiao.

7. George Kambosos Jr.

Pencetak kejutan besar saat mengalahkan Teofimo Lopez di Madison Square Garden, mengangkat kembali nama Australia di dunia tinju modern.8. Anthony Mundine

Figur kontroversial tapi berbakat. Berhasil menjadi juara dunia setelah beralih dari rugby ke tinju.

9. Tim Tszyu

Generasi penerus yang kini jadi wajah tinju Australia. Juara dunia dan salah satu petinju top di kelasnya saat ini.

10. Vic Darchinyan

Petinju dengan gaya liar dan pukulan keras. Juara dunia di beberapa kelas ringan dan sangat ditakuti di eranya.

Topik Menarik