Jaecoo Pastikan J7 yang Beredar di Pasar Indonesia Tidak Bermasalah

Jaecoo Pastikan J7 yang Beredar di Pasar Indonesia Tidak Bermasalah

Otomotif | sindonews | Minggu, 19 April 2026 - 11:32
share

Jaecoo Pastikan J7 yang Beredar di Pasar Indonesia Tidak Bermasalah

Jakarta -Respons Jaecoo Indonesia terkait langkah Omoda & Jaecoo secara resmi menarik kembali 19.758 unit SUV Jaecoo J7 di beberapa negara karena sistem kelistrikan bermasalah

Penyebabnya telah diidentifikasi sebagai cacat desain pada sistem kabel kontrol, yang dapat menyebabkan hilangnya daya secara tiba-tiba saat kendaraan se dang bergerak, sehingga menimbulkan potensi risiko kecelakaan.

Ilham Pratama, Head of Marketing Jaecoo Indonesia menjelaskan, Jaecoo J7 yang berada di tanah air berbeda, karena sudah di rakit di Indonesia.

"Bahwa J7 yang diproduksi di Indonesia beda dengan di Australia. Sehingga tidak termasuk kedalam program recall J7 yang dijual disini dalam kondisi normal, dan telah melalui proses quality control juga sesuai standar yang berlaku," Tutur Ilham kepada SindoNews.Jaecoo J7 ditarik kembali secara global karena masalah pada sistem kelistrikan yang menimbulkan risiko kecelakaan.

Kesalahan teknis terletak pada tata letak kabel Unit Kontrol Elektronik (ECU). Karena kesalahan manufaktur, rangkaian kabel ECU dapat bergesekan dengan dudukan mesin. Seiring waktu, gesekan ini dapat mengikis dan merusak selubung pelindung, sehingga membahayakan kabel internal.

Skenario terburuknya adalah kerusakan ini menyebabkan hilangnya koneksi sinyal antara ECU dan sistem kendaraan lainnya. Hal ini menyebabkan mesin tiba-tiba mati atau kehilangan tenaga tanpa peringatan sebelumnya kepada pengemudi.

Menurut pabrikan, total 19.758 kendaraan Jaecoo J7 terkena dampak penarikan kembali ini. Kendaraan tersebut diproduksi antara 1 April dan 8 Desember 2025.

Topik Menarik