Jusuf Kalla: Kasih Tahu Semua Termul-termul Itu, Jokowi Jadi Presiden karena Saya

Jusuf Kalla: Kasih Tahu Semua Termul-termul Itu, Jokowi Jadi Presiden karena Saya

Nasional | sindonews | Minggu, 19 April 2026 - 06:54
share

Mantan Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) buka-bukaan mengenai perannya dalam perjalanan karier politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Dia mengaku yang membawa Jokowi dari Solo ke Jakarta hingga menjadi presiden.

JK ingin agar para Termul alias kelompok yang loyal pada Jokowi mengetahui hal itu. Hal tersebut disampaikan JK dalam jumpa pers tentang klarifikasi mengenai ceramahnya di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 5 Maret 2026 atau dalam rangka Ramadhan 1447 Hijriah yang salah satunya menyinggung penanganan konflik di Ambon dan Poso.

JK mengatakan, polemik ceramahnya itu muncul setelah dirinya melaporkan Rismon Sianipar ke polisi dan menyinggung ijazah Jokowi. JK mengaku heran dengan para pendukung Jokowi yang seolah menuduhnya melawan Jokowi setelah ikut berkomentar tentang kasus ijazah Jokowi.

Baca juga: JK Heran Ceramahnya di UGM Dipermasalahkan usai Singgung Ijazah Jokowi

"Siapa yang bawa Jokowi ke Jakarta? Saya yang bawa ke Jakarta dari Solo, untuk jadi gubernur. Saya yang bawa," ujar JK dalam jumpa pers di rumahnya, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026).

Dia mengaku, yang membawa Jokowi ke Jakarta untuk dicalonkan sebagai Gubernur DKI Jakarta. JK mengaku yang menemui langsung Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri kala itu dan menyampaikan bahwa Jokowi merupakan orang yang baik.

"Saya bertemu itu Ibu Mega. Ibu, ini calon baik orang PDIP. Ah, jangan (kata Bu Mega), akhirnya beliau setuju. (Lalu setelah Pilgub) Jadilah gubernur. Nah ini (foto Jokowi sungkem padanya) waktu dia menang jadi gubernur, setelah ke Ibu Mega, datang sama saya ucapan terima kasih," tuturnya sambil menunjukkan foto Jokowi menyampaikan terima kasih padanya.

Diketahui, Jokowi pada Pilkada DKI Jakarta 2012 berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). JK pun mengungkapkan bahwa Jokowi bisa menjadi Presiden RI tak lepas dari perannya pula.

Bahkan, dia sampai diminta Megawati untuk menjadi Wapres mendampingi Jokowi lantaran Jokowi masih belum memiliki pengalaman sebagai Presiden RI. "Apa kurangnya saya coba? Saya yang bawa ke Jakarta. Kasih tahu semua itu Termul-termul itu, Jokowi jadi presiden karena saya. Kan tanpa gubernur, mana bisa jadi presiden, coba lihat (foto Jokowi sungkem)," ujarnya."Datang ke rumah ucapkan terima kasih karena setelah ke Ibu Mega dulu baru datang sama saya. Jangan bilang apa, saya yang bantu Jokowi. Tanya sama beliau. Kasih lihat foto ini. Itu masih pakai baju kotak-kotaknya," sambungnya.

Namun, menurut dia, para pendukung Jokowi tersebut malah menuduhnya melawan Jokowi setelah berkomentar tentang ijazah Jokowi. Padahal, komentar tersebut hanya berupa nasihat yang disampaikan orang yang lebih tua kepada yang lebih muda, sehingga kasus ijazah tersebut tak sampai berlarut-larut.

"Saya lebih tua dari dia. Jadi sebagai orang yang lebih senior, saya nasihati. Banyak yang mengatakan (pendukung Jokowi), apalagi Pak JK itu, apa kurangnya Pak Jokowi ke Pak JK sehingga begini? Apa saya tuduh Pak Jokowi? Ada gak? Saya tuduh enggak? Ada enggak? Saya lawan enggak Pak Jokowi? Enggak. Kenapa tiba-tiba sensitif sekali, saya katakan, saya seniornya," pungkasnya.

Topik Menarik