Dua Kapal Tanker Pertamina Masih Tertahan, Dubes Iran: Ada Protokol Ketat di Selat Hormuz

Dua Kapal Tanker Pertamina Masih Tertahan, Dubes Iran: Ada Protokol Ketat di Selat Hormuz

Nasional | sindonews | Sabtu, 11 April 2026 - 19:35
share

Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi angkat suara mengenai nasib kapal tanker Pertamina yang masih tertahan di Selat Hormuz. Saat ini, kondisi Selat Hormuz sedang tidak biasa.

"Terkait Teluk Persia dan Selat Hormuz saat ini tidak dalam kondisi biasa. Sebagaimana kita ketahui yang terjadi di sana memiliki kesensitivitasan saat masa perang," ujar Boroujerdi di Kampus Paramadina, Jakarta Timur, Sabtu (11/4/2026).

Baca juga: Iran Tutup Selat Hormuz bikin Banyak Negara Kelimpungan

Atas dasar itu, ada protokol ketat yang ditetapkan oleh penjaga keamanan dan tentara Iran di Selat Hormuz. "Dan pada masa perang ini tentunya juga ada beberapa protokol yang harus dilalui terkait lewatnya kapal-kapal dari Selat Hormuz," katanya.

"Di antaranya adalah bernegosiasi dengan pihak terkait, pihak penjaga keamanan dari Republik Islam Iran, yang semuanya harus melalui protokol tersebut," tambahnya.Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, saat ini pemerintah masih berupaya berkomunikasi agar kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS) bisa melalui Selat Hormuz.

Terdapat 2 kapal Pertamina yang saat ini belum dapat melewati Selat Hormuz yakni kapal VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro. Keduanya mengangkut minyak dan gas untuk pemenuhan kebutuhan energi dalam negeri. "Kita lagi sedang berkomunikasi terus ya," ujar Bahlil.

Pjs Corporate Secretary PIS Vega Pita menambahkan masih menjalin komunikasi intensif bersama Kementerian Luar Negeri untuk mengeluarkan dua kapal tersebut. "Bersama Kemlu, PIS terus memantau perkembangan 24/7 dan membahas persiapan teknis agar kedua kapal dapat melintasi Selat Hormuz dengan aman," katanya.

Topik Menarik