Kisah Naura, Lulusan MAN Berusia 15 Tahun yang Lolos SNBP 2026 di Unesa

Kisah Naura, Lulusan MAN Berusia 15 Tahun yang Lolos SNBP 2026 di Unesa

Gaya Hidup | sindonews | Jum'at, 10 April 2026 - 15:20
share

Naura Fazzha Aulia, lulusan MAN 2 Magetan berhasil menembus sengitnya persaingan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Ia berhasil diterima di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) program studi Pendidikan Matematika.

Hebatnya lagi, ia lolos SNBP 2026 di Unesa di usia 15 tahun 11 bulan. Lulusan MAN 2 Magetan tersebut diketahui mengikuti program akselerasi sebanyak dua kali, masing-masing saat menempuh pendidikan di MTs dan MA. Menariknya, Naura tidak sejak awal mengejar jalur percepatan. Ia justru terpilih mengikuti kelas dua tahun berkat prestasi akademik yang menonjol, meski sebelumnya berada di jalur religi dan pembelajaran kitab kuning.

Baca juga: Cerita Quinsha Sammy, Berhasil Lolos SNBP 2026 di Unair pada Usia 16 Tahun

“Awalnya saya hanya ingin aktif dalam berbagai kegiatan seperti organisasi dan lomba. Namun ketika guru menawarkan program akselerasi, saya melihatnya sebagai tantangan yang patut dicoba,” ujar putri dari Hariono dan Solekah, dikutip dari laman Unesa, Jumat (10/4/2026).

Ketertarikan Naura terhadap matematika sudah tumbuh sejak ia duduk di bangku kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah. Baginya, matematika memberikan kepuasan tersendiri karena melatih kemampuan berpikir logis dan menemukan solusi dari berbagai persoalan.Baca juga: Kunci Rahasia Sahara, Mahasiswa Termuda IPB yang Baru Berusia 15 Tahun

“Saya menyukai matematika karena mengajarkan cara berpikir sistematis. Ada kepuasan tersendiri ketika berhasil menyelesaikan soal, terutama yang sulit,” ungkapnya.

Sebagai lulusan dari Magetan, Naura memilih melanjutkan studi di Kampus 5 Unesa Magetan agar tetap dekat dengan keluarga. Ia menilai dukungan orang tua dan lingkungan yang nyaman menjadi faktor penting dalam menunjang proses belajarnya ke depan.

Di balik pencapaiannya, Naura juga menghadapi berbagai tantangan. Ia dituntut untuk memahami materi pelajaran lebih cepat, beradaptasi dengan lingkungan yang lebih dewasa, serta menghadapi ekspektasi tinggi dari orang sekitar.

Peraih Juara 1 Rayon Bidang Geografi tingkat kabupaten ini mengaku pernah merasa tertinggal, terutama saat mengikuti lomba bersama siswa yang lebih berpengalaman. Namun, ia menjadikan pengalaman tersebut sebagai motivasi untuk terus berkembang.Naura memiliki prinsip untuk tidak cepat puas dan terus belajar. Ia ingin berada di lingkungan yang positif dan penuh inspirasi agar dapat meningkatkan kualitas diri, sekaligus membangun rasa percaya diri.

Dalam beradaptasi, ia tetap menjaga nilai-nilai diri, selektif dalam pergaulan, serta konsisten mengejar cita-citanya. “Saya ingin tetap menjadi diri sendiri tanpa kehilangan kenyamanan,” tuturnya.

Ke depan, Naura menargetkan prestasi akademik yang baik dengan meraih IPK memuaskan demi membanggakan orang tua. Selain itu, ia juga berencana aktif dalam kegiatan kampus seperti organisasi dan UKM, tanpa mengabaikan kewajiban utama sebagai mahasiswa.

Topik Menarik