Kisah Pilu Pak Tarno: Ditipu Rp100 Juta, Mobil Digadaikan Tanpa Sepengetahuan

Kisah Pilu Pak Tarno: Ditipu Rp100 Juta, Mobil Digadaikan Tanpa Sepengetahuan

Gaya Hidup | sindonews | Jum'at, 10 April 2026 - 11:18
share

Kabar kurang menyenangkan datang dari pesulap tradisional, Pak Tarno. Di tengah kondisi kesehatannya yang belum pulih, dirinya harus mengalami kehilangan dua unit mobil pribadi yang diduga digelapkan oleh manajer dan mantan sopirnya.

Salah satu istri Pak Tarno, Lisa Karlina, mengungkapkan bahwa penipuan pertama dilakukan oleh seorang manajer berinisial N pada 2024 silam.

Baca juga: Pak Tarno Jelaskan Alasan Terima Uang dari Pengunjung di Kota Tua, Bukan Ngemis

Ia diamanahkan uang senilai Rp100 juta oleh pihak keluarga untuk membelikan sebuah mobil.

Namun, pelaku hanya melempar janji manis terkait pemebelian mobil tersebut. "Itu ditipu Rp100 juta ya. Dikasih cash langsung tuh uangnya. Tapi nggak dibeliin, langsung dibawa pulang. Sampai sekarang orangnya kabur," ujar Lisa saat ditemui di kawasan Warakas, Jakarta Utara, belum lama ini.

Baca juga: Disangka Ngemis, Pak Tarno Tegaskan Kehadiran di Kota Tua hanya Piknik

Hal serupa kembali terulang. Kali ini, mobil kedua milik Pak Tarno diduga digadaikan oleh oknum sopir berinisial S dan rekannya tanpa izin. Padahal, mobil tersebut menjadi operasional sehari-hari sang pesulap untuk bekerja.

"Mobil digadaiin sama Slamet sama Si Alif. Digadaiin pertama Rp5 juta, tiba-tiba kok bisa 35 juta? Tahu-tahunya leasing datang nelepon terus," tambah Lisa.

Manajer Pak Tarno saat ini, Laura, menyebut bahwa pihak Pak Tarno sebenarnya sempat berupaya menempuh jalur hukum. Namun, kendala biaya membuat proses tersebut terhambat. "Kita lapor pengacara juga kan duitnya harus ada duit, Rp14 juta. Lah dari mana kita?" keluh Lisa.

Meski terpukul, Pak Tarno mengaku hanya bisa pasrah dan berharap suatu saat nanti bisa kembali memiliki kendaraan untuk menunjang aktivitasnya.

"Pengen beli lagi. Iya beli lagi... Ya buat kalau buat ke mana-mana. Cuma kalau... ada yang ngejemput ada yang nggak," pungkas Pak Tarno.

Topik Menarik