Garuda Gaspol! Indonesia vs Australia di ASEAN Futsal Championship 2026, Ini Link Nontonnya di VISION+
Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) resmi telah melaporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri pada Rabu (8/6/2026).
JK mengatakan laporan tersebut terkait tuduhan yang dilayangkan kepadanya bahwa dirinya mendanai Roy Suryo Cs sebesar Rp5 miliar dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.
Jika sebelumnya laporan tersebut hanya dilakukan oleh kuasa hukumnya, kali ini JK secara langsung hadir untuk membuat laporan. Laporan itu telah tercatat di Bareskrim Polri dengan nomor LP/B/135/IV/SPKT Bareskrim Polri tertanggal Rabu, 8 April 2026.
Baca juga: Dukung JK Laporkan Rismon soal Video AI, Roy Suryo: Biar Ketahuan Siapa yang Buat dan Sebarkan
“Ya, saya melaporkan saudara Rismon Sianipar atas perbuatannya yang saya anggap itu itu merugikan saya karena mengatakan saya ini mendanai kawan-kawan untuk soal ijazah Pak Jokowi, dan itu jelas saya tidak lakukan itu,” kata JK saat diwawancarai usai membuat laporan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.JK menila tudingan tersebut sebagai penghinaan terhadap dirinya. Mengingat, dirinya pernah bersama Presiden Jokowi sebagai wakil. Sehingga tidak mungkin dirinya membayar orang lain untuk melakukan tudingan ijazah palsu kepada Jokowi.
Lihat video: JK TURUN TANGAN! Alasan Jusuf Kalla Polisikan Rismon Sianipar Terkait Ijazah Jokowi
“Bagi saya ini suatu penghinaan karena sangat tidak etis bagi saya, Pak Jokowi itu presidennya, saya wakilnya. Ya, kita sama-sama di pemerintahan bersama-sama selama lima tahun. Masa saya bayar orang lima miliar untuk menyelidiki beliau,” ucap dia.Tuduhan tidak berdasar itu telah merugikan harkat dan martabatnya sebagai wakil dari Jokowi sekaligus tokoh publik. JK kembali menegaskan dirinya tidak mungkin mengkhianati Jokowi dengan cara membuat tudingan ijazah palsu.
“Itu tidak pantas dan tidak mungkin saya lakukan. Itu penghinaan dan merugikan saya, martabat saya, bahwa saya membiayai orang untuk memeriksa atau mengkhianati atau memeriksa Pak Jokowi,” ucapnya.
(Niko Prayoga)










