DPR Usul WFH ASN Diterapkan Setiap Rabu: Kalau Jumat Bisa Jadi libur Panjang

DPR Usul WFH ASN Diterapkan Setiap Rabu: Kalau Jumat Bisa Jadi libur Panjang

Nasional | sindonews | Jum'at, 27 Maret 2026 - 08:42
share

DPR mengusulkan agar rencana kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH)bagi ASN diterapkan setiap hari Rabu. Hal itu ditujukan untuk menghindari anggapan libur panjang jika WFH diterapkan setiap Jumat.

Anggota Komisi II DPR Ahmad Irawan mengatakan, WFH pada hari Jumat akan berpotensi menyimpang dari tujuan karena dikhawatirkan penghematan bahan bakar minyak (BBM) justru tidak dilakukan. Hal itu karena masyarakat ramai-ramai memaknai WFH itu sebagai libur panjang.

Baca juga: Profil Kaster TNI Letjen Bambang Trisnohadi, Jenderal Kopassus Peraih Adhi Makayasa-Tri Sakti Wiratama Akmil 1993

"Kalau WFH dilaksanakan hari Jumat, potensial hari tersebut digunakan justru untuk berwisata. Publik bisa menganggap jadi hari libur panjang," kata Irawan dalam keterangannya dikutip, Kamis (26/3/2026).

Menurutnya, penerapan WFH pada hari Rabu karena berada di tengah pekan. Jika WFH diterapkan pada Senin, ia menilai, momen itu sama saja akan dianggap sebagai libur panjang. Sedangkan jika hari Kamis maka berpotensi masyarakat akan mengambil cuti pada Jumat.

"Kebijakan WFH itu positif untuk pengurangan konsumsi energi. Namun, kebijakan tersebut juga perlu paralel dengan penyediaan logistik hingga bahan pokok bagi warga secara bijak," pungkasnya.

Baca juga: Purbaya Kaji WFH Tiap Jumat, Konsumsi BBM Bakal Susut 20 Persen

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengemukakan apabila WFH diberlakukan sehari, misalnya pada Jumat, maka akan tercipta rangkaian akhir pekan yang lebih panjang, yakni Jumat, Sabtu, Minggu. Hal ini dapat mendorong aktivitas rumah tangga sekaligus memberikan dorongan kecil bagi sektor pariwisata.

Menurut Purbaya, penerapan WFH sehari dapat memberikan dampak efisiensi energi, khususnya penghematan bahan bakar minyak (BBM).

Purbaya menjelaskan alasan kebijakan ini hanya diberlakukan sehari adalah untuk menjaga keseimbangan antara fleksibilitas kerja dan produktivitas.

Topik Menarik