Bukan Hanya Serangan Udara, Iran Gencarkan Perang Laut untuk Menumbangkan Kapal Induk AS
Angkatan LautIran meluncurkan rudal lintas pantai ke arah kapal induk USS Abraham Lincoln (CVN-72) menyusul janji Angkatan Darat untuk membalas dendam atas mereka yang gugur selama serangan Amerika terhadap fregat angkatan laut Iran.
"Sistem rudal yang kuat milik Angkatan Laut menembakkan rudal lintas pantai ke arah USS Abraham Lincoln beberapa menit yang lalu," demikian laporan yang dimuat oleh berbagai media Iran, mengutip Kantor Hubungan Masyarakat Angkatan Darat, dilansir Press TV.
Perkembangan ini menyusul serangan sebelumnya terhadap fregat angkatan laut Iran IRIS Dena oleh Angkatan Laut Amerika Serikat.
Dalam pernyataan yang dirilis pada hari Kamis, Angkatan Darat mengatakan kapal tersebut dihantam hampir 2.000 mil jauhnya dari medan perang, saat sedang menjalankan misi pelatihan.
Menurut pernyataan tersebut, para kadet di atas kapal tersebut sedang berpartisipasi dalam latihan angkatan laut multinasional Milan 2026 di India dan sedang kembali ketika serangan terjadi.Pernyataan itu mengecam serangan tersebut sebagai "pengecut," dengan mengatakan bahwa serangan itu mengakibatkan gugurnya para mahasiswa muda yang kembali dari latihan perdamaian, dan menunjukkan bahwa arogansi global tidak mematuhi aturan internasional apa pun.
"Gugurnya para pemuda yang terkasih itu hanya akan memperkuat tekad bangsa Iran yang agung dan para pejuang Islam untuk membalas darah suci rekan-rekan mereka," kata pernyataan itu.
Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi juga mengutuk serangan itu dalam sebuah pesan yang diposting di X, mengingatkan bahwa fregat tersebut "diserang di perairan internasional tanpa peringatan." "Ingat kata-kata saya: AS akan sangat menyesali preseden yang telah mereka tetapkan."
Peluncuran rudal yang dilaporkan pada hari Jumat juga terjadi setelah konfrontasi sebelumnya yang melibatkan kapal induk AS yang sama.Seorang juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, unit komando operasional tertinggi Iran, sebelumnya mengatakan bahwa Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) telah menargetkan kapal induk di Laut Oman menggunakan drone buatan dalam negeri.
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Dekat Sri Lanka, 87 Tewas, Medan Perang Meluas
Menurut juru bicara tersebut, kapal induk itu dicegat sekitar 340 kilometer dari perbatasan maritim Iran setelah bergerak ke wilayah tersebut sebagai bagian dari pengerahan militer AS.
"Kelompok kapal induk tersebut sejak itu telah mundur lebih dari 1.000 kilometer dari wilayah tersebut," kata pejabat itu, menambahkan bahwa kehadiran AS gagal mencapai tujuannya untuk melakukan intimidasi.
Amerika Serikat mengerahkan kapal induk tersebut ke perairan regional sebelum melancarkan serangan agresi tanpa provokasi terbarunya bersama rezim Israel terhadap wilayah Iran.
Angkatan Bersenjata Iran telah merespons dengan tegas, dengan IRGC mengerahkan ratusan rudal balistik dan drone serang terhadap pos-pos terdepan Amerika di wilayah tersebut serta sejumlah target sensitif dan strategis di seluruh wilayah pendudukan.








