Roller Coaster Fadia Arafiq: dari Penyanyi Dangdut, Jabat Bupati, hingga Ditangkap KPK

Roller Coaster Fadia Arafiq: dari Penyanyi Dangdut, Jabat Bupati, hingga Ditangkap KPK

Nasional | sindonews | Selasa, 3 Maret 2026 - 14:34
share

Kisah kehidupan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq seperti permainan roller coaster. Anak pedangdut legendaris A. Rafiq itu pernah juga di dunia hiburan, menjadi kepala daerah, hingga kini ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT).

Adapun riwayat pendidikan Fadia adalah SD Negeri Karet Tengsin 14 Tanah Abang, Jakarta Pusat, SMP Negeri 8 Tanah Abang, Jakarta Pusat, SMA Negeri 58 Ciracas, Jakarta Timur, S1 Manajemen Universitas AKI Semarang, S2 Manajemen Universitas Stikubank Semarang, dan S3 UNTAG Semarang.

Fadia pernah mengikuti jejak ayahnya menjadi pedangdut dan sempat melejit dengan sebuah singel yang berjudul Cik Cik Bum Bum (2000). Wanita nama lengkap Laila Fathiah ini menikah dengan pedangdut Ashraff Abu yang hits dengan tembang Sarmila pada era 2000-an.

Baca juga: KPK: OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terkait Pengadaan

Ashraff Abu kini sebagai Anggota Komisi X DPR Fraksi Partai Golkar dari Daerah Pemilihan (Dapil) X Jawa Tengah (Jateng). Setelah menjadi penyanyi dangdut, Fadia terjun ke dunia politik.

Diawali dengan Wakil Bupati Pekalongan periode 2011-2016 mendampingi Amat Antono. Kemudian, Fadia dilantik sebagai Bupati Pekalongan di Grhadika Bhakti Praja, Minggu, 27 Juni 2021.

Pada periode pertama, Fadia didampingi Riswandi yang menjabat Wakil Bupati Pekalongan. Pelantikan saat itu dilakukan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Setelah itu, Fadia kembali terpilih dalam pilkada berikutnya. Fadia Arafiq dan Sukirman dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan periode 2025-2030 di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis 20 Februari 2025.

Saat itu, Presiden Prabowo Subianto melantik 961 kepala daerah dari seluruh Indonesia yang digelar serentak termasuk Fadia. Kini, Fadia berada di Gedung Merah Putih KPK.Pemilik nama asli Laila Fathiah ini tiba di Gedung KPK sekitar pukul 10.23 WIB, Selasa (3/3/2026). Hal tersebut diketahui dari dua mobil hitam beriringan memasuki kawasan Gedung Merah Putih KPK yang membawa sejumlah pihak yang diamankan, termasuk Fadia.

Mereka termasuk Fadia masuk lewat bassement atau tidak melalui pintu depan yang biasa tempat diturunkannya pihak-pihak yang terjaring OTT selama ini. Sehingga, belum diketahui berapa jumlah orang yang ditangkap dalam operasi senyap tersebut.

Sebelumnya, KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, operasi senyap tersebut terjadi di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng).

Adanya OTT ini dikonfirmasi Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. Salah satu yang diamankan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.

"Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan Jawa Tengah, salah satunya Bupati," kata Budi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/3/2026).

Budi belum menjelaskan lebih lanjut terkait perkara yang melatarbelakangi OTT ini. Termasuk berapa orang yang diamankan.

"Tim kemudian membawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.

Topik Menarik