Gagal Romantis, Wasit Jerman Bonyok Dikeroyok usai Lamar Pasangan Sesama Jenis di Stadion

Gagal Romantis, Wasit Jerman Bonyok Dikeroyok usai Lamar Pasangan Sesama Jenis di Stadion

Olahraga | sindonews | Kamis, 19 Februari 2026 - 09:03
share

Wasit asal Jerman, Pascal Kaiser, dilaporkan mengalami dua kali serangan di kediamannya setelah ia melamar kekasih sesama jenis, Moritz, di depan puluhan ribu penonton pada laga Bundesliga akhir Januari lalu.

Lamaran itu terjadi sebelum pertandingan Bundesliga antara 1. FC Köln melawan VfL Wolfsburg pada 31 Januari 2026. Di tengah atmosfer stadion yang dipadati sekitar 50 ribu suporter, Kaiser berlutut dan menyatakan cintanya. Momen tersebut disambut sorak sorai dan tepuk tangan meriah dari penonton.

Namun euforia itu tak berlangsung lama. Alamat bocor, ancaman mulai berdatangan. Menurut laporan media Eropa, alamat rumah Kaiser tersebar di media sosial tak lama setelah video lamaran viral. Ia disebut menerima berbagai ancaman kekerasan secara langsung.

Baca Juga: Hasil Liga Champions: Kejutan, Juventus Dibantai Galatasaray 2-5

Pada 7 Februari, sekitar 20 menit setelah melaporkan ancaman tersebut ke polisi, Kaiser diserang tiga pria saat berada di taman rumahnya. Saat itu ia keluar untuk merokok sebelum akhirnya dianiaya.Politikus sekaligus aktivis LGBTQ+ asal Spanyol, Carla Antonelli, mengunggah foto kondisi terbaru Kaiser yang memperlihatkan luka di bagian mata kanannya. Dalam keterangannya, Antonelli menyebut serangan itu sebagai pesan intimidatif terhadap mereka yang berani “menjadi terlihat”.

Ia juga mengungkap bahwa sebelum insiden pertama terjadi, alamat Kaiser telah disebarluaskan dan ancaman telah diterima secara langsung. Setelah serangan tersebut, polisi disebut telah memberikan perlindungan dan memindahkan Kaiser ke lokasi yang lebih aman.

Kembali Diserang 2 Hari Berselang

Belum pulih dari insiden pertama, Kaiser kembali menjadi korban kekerasan pada 9 Februari. Mengutip laporan media olahraga Prancis, L'Équipe, dua orang dilaporkan telah menunggu di depan rumahnya dan menyerangnya saat ia tiba.

Dalam serangan kedua itu, Kaiser dipukul di bagian wajah dan tubuh. Petugas kepolisian disebut tiba sekitar 30 menit setelah laporan diterima.Peristiwa ini memicu perhatian luas, terutama karena terjadi hanya beberapa hari setelah momen kontroversial.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait identitas para pelaku. Aparat keamanan masih melakukan penyelidikan atas dua insiden tersebut.

Topik Menarik