Jangan Langsung Minum Air Es Saat Berbuka Puasa! Ini Dampaknya bagi Kesehatan

Jangan Langsung Minum Air Es Saat Berbuka Puasa! Ini Dampaknya bagi Kesehatan

Gaya Hidup | sindonews | Kamis, 19 Februari 2026 - 06:30
share

Meminum air es saat berpuasa memang terasa menyegarkan tubuh dan tenggorokan yang kering setelah seharian tidak mendapat cairan apapun. Meminum air es saat berbuka puasa sendiri sudah menjadi budaya yang melekat di tengah masyarakat.

Banyak dari mereka yang membeli takjil berupa minuman es dengan perisa manis dan kandungan gula yang cukup tinggi. Asalkan tenggorokan segar dan rasa haus hilang, kebiasaan tersebut seakan menjadi hal yang biasa saja.

Padahal dibalik kebiasaan meminum air es saat berbuka puasa, terdapat ancaman kesehatan yang menanti jika kita melakukannya secara terus menerus tanpa kontrol yang baik.

Baca Juga : Puasa Jangan Malas-malasan, Ini Tips Tetap Semangat selama Bulan Ramadan

Mengutip dari The Peninsula Qatar, meminum air es saat berbuka puasa tidak disarankan. Sebab kebiasaan itu bisa membuat pembuluh darah kapiler menyempit hingga mempersulit pencernaan. Selain itu, melansir dari Oman Observer, meminum air dingin secara langsung setelah berpuasa dapat membuat penyempitan kapiler yang disebabkan oleh kontraksi otot perut. Akhirnya, nutrisi, vitamin serta mineral yang terkandung dalam makanan lebih sulit dicerna oleh tubuh.

Meminum air dingin secara langsung saat berbuka puasa juga dapat mengurangi aliran darah ke lambung dan usus, yang menyebabkan tubuh mengalami masalah pencernaan.

Baca Juga : Ramadan Tinggal Menghitung Hari, Menkes Budi Gunadi Bagikan Tips Sehat Berbuka Puasa

Akhirnya tubuh mengalami permasalahan kolik, kontraksi dan gangguan pencernaan bahkan asam lambung. Alangkah baiknya jika air dingin tersebut diganti dengan air hangat yang disimpan pada suhu ruangan.

Melansir juga dari Medical News Today, mengkonsumsi air dingin justru dapat membuat tubuh tidak seimbang. Hal itu dikarenakan tubuh perlu mengeluarkan energi tambahan untuk mengembalikan suhu dingin dari air.Apalagi, jika seseorang saat berpuasa terkena penyakit yang mempengaruhi kerongkongan atau saluran makanan seperti radang dan asam lambung. Meminum air dingin dalam kondisi tersebut bisa memperburuk rasa sakit.

Meski demikian, hal tersebut masih menjadi perdebatan publik. Ada yang menilai bahwa air dingin yang diminum saat berbuka puasa tidak akan berpengaruh terhadap tubuh. Ada juga yang berpendapat bahwa hal itu memberikan dampak buruk bagi tubuh.

Namun alangkah baiknya, kita mengambil langkah bijak dengan mengkonsumsi air dengan suhu standar (air biasa) saat berbuka puasa. Selain untuk menyegerakan berbuka, mengkonsumsi air dengan suhu normal juga setidaknya bisa mengembalikan cairan tubuh dan membuat tenggorokan segar.

Topik Menarik