Tiga Mantan Pendosa Cari Jalan Taubat, Banyak Jalan Menuju Surga Siap Bikin Ramadan Lebih Bermakna

Tiga Mantan Pendosa Cari Jalan Taubat, Banyak Jalan Menuju Surga Siap Bikin Ramadan Lebih Bermakna

Gaya Hidup | sindonews | Rabu, 18 Februari 2026 - 19:35
share

Sinetron Banyak Jalan Menuju Surga garapan MNC Pictures siap menemani pemirsa setia RCTI selama bulan ramadan. Sinetron ini menghadirkan kisah tentang perjalanan hidup, penyesalan, dan kesempatan kedua melalui tiga karakter utama yaitu Soleh, Kobar, dan Dadang.

Ketiganya diperankan oleh Fajar Nuca, Gianluigi, dan Abdur Arsyad, yang tampil sebagai tiga sahabat dengan latar masa lalu yang kelam. Fajar Nuca mengungkap bahwa cerita utama sinetron ini mengisahkan tentang tiga upaya tokohnya untuk kembali ke jalan yang benar namun menghadapi banyak rintangan.

“Ini kisah tiga pemuda yang punya masa lalu yang cukup kelam dan sekarang mencoba kembali ke jalan yang benar, tapi banyak sekali hambatan untuk menuju ke surga,” ujar Fajar.

Baca Juga : ‘Banyak Jalan Menuju Surga’: 3 Bintang Komika di RCTI Bikin Melek saat Sahur

Abdur Arsyad, pemeran Dadang menjelaskan bahwa sinetron ini mencoba menampilkan realita hidup secara jujur. Di mana prodes tobat memang tidak selalu berjalan mulus.“Biasanya orang mau tobat, kadang ada yang mulus, kadang ada yang berkerikil. Nah, kami ini yang mewakili yang berkerikilnya,” katanya.

Menariknya, chemistry di antara ketiga pemain terbangun secara natural. Bahkan peran mereka dibumbui humor khas ketiganya yang sama-sama berlatar belakang komedi.

Baca Juga : Ramadan RCTI Meledak! ‘99 NAMA CINTA’ Tayang Mulai 19 Februari 2026

“Kalau chemistry, kita nggak akrab-akrab banget sih sebenarnya. Sudah saling kenal dari dulu, tapi tergabung di satu proyek yang sama baru kali ini,” ujar Gianluigi.

Selain drama dan komedi, Banyak Jalan Menuju Surga juga membawa pesan moral yang kuat. Salah satu pesan yang disampaikan adalah pentingnya memberi kesempatan kedua bagi setiap orang.“Setiap orang itu berhak punya kesempatan kedua untuk berubah. Second chance,” katanya.

Sementara itu Abdur juga menegaskan sinetron ini memberikan pesan keberanian menghadapi masa lalu. Senada dengan Abdur, Fajar Nuca pun menutup dengan pesan sederhana.

Menurutnya jika seseorang memiliki kesalahan, maka carilah jalan keluar yang benar, bukan jalan keluar yang salah.

“Kalau kita punya kesalahan apa pun, coba cari jalan keluar yang benar, jangan cari jalan keluar yang salah," ujar Fajar.

Dengan balutan drama Islami, religi, dan komedi, mereka berharap sinetron ini dapat menghadirkan tontonan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajak penonton merenungi makna perubahan, penyesalan, dan harapan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Topik Menarik