Sahur atau Saur? Ini 10 Kata Baku Seputar Ramadan dengan Penulisan Sesuai KBBI
Menjelang bulan suci Ramadan, berbagai istilah keagamaan kembali banyak digunakan dalam percakapan sehari-hari maupun di media sosial.
Namun, tidak sedikit kata yang masih kerap ditulis tidak sesuai kaidah bahasa Indonesia. Padahal, menulis dengan pilihan kata yang tepat merupakan bentuk kepedulian terhadap penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Baca juga: Sejarah dan Perkembangan KBBI: Dari Kamus Cetak hingga 210 Ribu Entri Digital
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kemendikdasmen mengunggah terdapat sejumlah kosakata seputar Ramadan yang memiliki bentuk baku, tetapi masih sering keliru dalam penulisan.
Kesalahan ini umumnya terjadi karena pengaruh ejaan bahasa asing, kebiasaan lama, atau pelafalan sehari-hari.
10 Kata Baku Seputar Ramadan
Berikut 10 kata baku seputar Ramadan yang perlu diperhatikan, dikutip dari Instagram Badan Bahasa Kemendikdasmen, Rabu (18/2/2026).1. Salat
Kata salat sering ditulis “sholat”. Dalam bahasa Indonesia, bentuk baku yang diakui adalah salat, tanpa huruf “h” setelah huruf “s”.2. Sahur
Kata sahur terkadang ditulis “saur”. Penulisan yang benar adalah sahur, sesuai pelafalan yang baku dan tercatat dalam kamus.Baca juga: Sirene atau Sirine, Mana Kata yang Baku Menurut KBBI?










