Kerja Sama IPE-SmartGreen Solution, Sepakat Kolaborasi Kuatkan Ekosistem EBT
PT Indonesia Prima Energi (IPE) dan SmartGreen Solution Co., Ltd. Taiwan, secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) sebagai langkah awal kemitraan strategis. Kemitraan ini bertujuan pengembangan Battery Energy Storage System (BESS) serta penguatan ekosistem Energi Baru Terbarukan (EBT) di Indonesia.
Kerja sama ini sebagai komitmen kedua perusahaan untuk membangun kerangka kerja sama jangka panjang. ”Mencakup pengembangan solusi penyimpanan energi, peningkatan kualitas dan keandalan pasokan listrik, serta dukungan terhadap transisi energi dan dekarbonisasi sektor industri di Indonesia," kata Komisaris Utama IPE, Misbakhul Akbar dalam keteragan tertulisnya, Minggu (15/2/2026). Baca juga:Sinergi BUMN Bisa Percepat Swasembada Energi Nasional
Misbah berharap kerja sama ini dapat menjadi fondasi bagi adopsi teknologi BESS yang lebih luas. Baik untuk kawasan industri, fasilitas manufaktur, maupun integrasi dengan sumber energi terbarukan.
Secara umum, sistem BESS terdiri dari beberapa komponen utama, meliputi baterai, power conversion system (PCS), energy management system (EMS), serta sistem proteksi dan keselamatan. Melalui kemitraan ini, IPE dan SmartGreen Solution akan berkolaborasi dalam pengembangan konsep sistem, penyelarasan teknologi, serta penerapan BESS yang sesuai dengan kebutuhan industri dan karakteristik sistem kelistrikan di Indonesia.
Misbah menyampaikan kemitraan ini memiliki makna strategis bagi pengembangan energi berkelanjutan di Indonesia. “Kami melihat penyimpanan energi sebagai elemen kunci dalam mendukung transisi energi, meningkatkan keandalan sistem kelistrikan, serta mendorong pemanfaatan EBT secara lebih optimal," ujarnya.Direktur Operation & Marketing, Hendrata Fendianto, menekankan pentingnya kolaborasi lintas negara dan transfer pengetahuan. Kolaborasi dengan SmartGreen Solution membuka peluang besar bagi penguatan kapasitas teknis dan pengembangan solusi BESS yang sesuai dengan karakteristik pasar Indonesia. ”Kami berharap kemitraan ini dapat melahirkan berbagai inisiatif konkret yang mendukung kebutuhan industri sekaligus agenda energi bersih nasional,” katanya.
Senior Manager ASEAN Regional SmartGreen Solution, Taiwan, Lian Wang optimistis dengan potensi pasar Indonesia. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk pengembangan BESS, seiring dengan pertumbuhan industri dan meningkatnya penetrasi energi terbarukan. ”Melalui kemitraan ini, kami berkomitmen untuk berbagi keahlian teknologi dan bekerja bersama IPE dalam menghadirkan solusi penyimpanan energi yang andal, efisien, dan berkelanjutan," ujarnya. Baca juga:IBC Optimistis Pabrik Sel Baterai Karawang Akan Menjadi Hub ASEAN dan Jangkau Market AS
Melalui MoU ini, IPE dan SmartGreen Solution sepakat menjajaki berbagai peluang kerja sama di bidang pengembangan proyek, kajian teknis, serta penguatan roadmap teknologi BESS di Indonesia. Kedua belah pihak berharap kemitraan ini dapat berkontribusi nyata dalam mendukung ketahanan energi nasional, meningkatkan daya saing industri, dan mempercepat pencapaian target transisi energi Indonesia.










