Peringati 80 Tahun Peristiwa Merah Putih, GPPMP Kenang Perjuangan Pahlawan

Peringati 80 Tahun Peristiwa Merah Putih, GPPMP Kenang Perjuangan Pahlawan

Nasional | sindonews | Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:48
share

Gerakan Penerus Perjuangan Merah Putih (GPPMP) menggelar apel dan ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati 80 tahun peristiwa Merah Putih di Manado pada 14 Februari 1946.

Ketua Umum DPP GPPMP Jeffrey Rawis mengatakan kegiatan ini sudah menjadi tradisi setiap tahun GPPMP beserta seluruh organisasi in body. Tahun ini, peringatan diselenggarakan lebih istimewa karena bertepatan dengan 80 tahun peristiwa tersebut.

"Peringatan ini, ingin kami jadikan sebagai upaya untuk meneruskan jiwa, semangat, nilai Proklamasi, Pancasila, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika," katanya di TMP Kalibata Jakarta, Sabtu (14/2/2026).

Baca juga: Keluarga Pahlawan Nasional Dapat Bantuan Rp57 Juta per Tahun, Gus Ipul: Jangan Dilihat Nilainya

Jeffrey menyatakan, upaya ini akan menjadi jawaban atas banyaknya serangan pada budaya Indonesia saat ini, yang khususnya bisa memengaruhi para generasi muda."Ya memang satu hal yang menjadi tantangan kita adalah untuk memproduksi sebanyak mungkin narasi yang bisa mengejawantakan spirit ya, spirit perjuangan ini, kepada Gen Z maupun generasi milenial," ujarnya.

Jeffrey juga tengah mempersiapkan buku tentang 80 pejuang Merah Putih se-Indonesia. "Kita akan pilih pejuang-pejuang untuk masuk dalam buku itu. Dan kita akan bikin dua edis, buku cetak dan e-book. Buku digital itu untuk menarik para generasi muda, agar mau membaca," ujarnya.

Lihat video: Prabowo Anugerahkan 10 Tokoh Jadi Pahlawan Nasional, Ada Gus Dur dan Soeharto

Jeffrey menyatakan sedang merencanakan membuat film perjuangan dengan judul Berkibarlah Benderaku. "Kita akan kerja sama dengan Gapempi untuk menjaring pengusaha-pengusaha, dalam membuat film layar perak ini," katanya.

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Merah Putih Indonesia (Gapempi) Minarni Panggabean menjelaskan konsep yang selalu diusung dalam momen apel dan ziarah 14 Februari, selalu mengangkat nilai-nilai perjuangan. "Kita tidak lari dari dasar perjuangan, yang kita ingin turunkan dari para orang tua kita sebelumnya ke generasi selanjutnya," katanya.

Minarni mengharapkan, dengan adanya acara seperti ini, akan memberikan satu motivasi kepada generasi muda untuk lebih bisa mencintai negerinya dan produk dalam negeri.

"Karena saya berada dalam di Gapempi pengusaha Merah Putih, jadi harus lebih memperjuangkan, agar produk-produk lokal kita bisa berkembang dan mendapatkan tempat di skala internasional," ucapnya.

Minarni mengaku sangat bangga bisa melakukan kegiatan seperti ini. Karena bukan hanya, dirinya bisa mengunjungi keluarganya yang telah berjuang membela negara ini.

Topik Menarik