Waspada! 5 Gejala di Kaki Ini Bisa Jadi Tanda Awal Penyakit Serius

Waspada! 5 Gejala di Kaki Ini Bisa Jadi Tanda Awal Penyakit Serius

Gaya Hidup | sindonews | Minggu, 11 Mei 2025 - 22:00
share

Gejala pada kaki yang bisa menjadi tanda masalah kesehatan serius perlu dikenali sejak dini karena sering kali diabaikan sebagai hal sepele. Padahal, tubuh kerap mengirimkan sinyal awal dari gangguan kesehatan melalui perubahan yang terjadi di kaki.

Mulai dari kesemutan, nyeri tumit, hingga kaki yang terasa dingin meski cuaca hangat. Gejala-gejala ini bisa menjadi petunjuk awal adanya penyakit serius seperti diabetes, gangguan saraf, masalah sirkulasi, hingga gangguan autoimun.

Mengenali tanda-tanda tersebut dan memeriksakannya ke dokter bisa menjadi langkah penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Berikut gejala pada kaki yang bisa menandakan adanya gangguan kesehatan yang lebih dalam dilansir dari Times of India, Minggu (11/5/2025).

5 Gejala di Kaki Tanda Awal Penyakit Serius

1. Kaki Terasa Dingin dan Sulit Hangat

Jika kaki terus-menerus terasa dingin meskipun cuaca tidak dingin, ini bisa menjadi pertanda adanya gangguan sirkulasi darah. Salah satu penyebab utamanya adalah penyakit arteri perifer (PAD), kondisi di mana arteri menyempit akibat penumpukan lemak, sehingga aliran darah ke kaki terhambat.

Selain PAD, hipotiroidisme atau kurang aktifnya kelenjar tiroid juga bisa menyebabkan kaki terasa dingin karena metabolisme tubuh melambat, yang turut mempengaruhi sirkulasi darah. Masalah ini bisa menjadi petunjuk awal dari penyakit jantung atau diabetes yang tidak terdeteksi.

2. Kesemutan atau Mati Rasa di Kaki

Sering merasakan sensasi seperti ditusuk jarum atau kesemutan di kaki? Bisa jadi itu adalah neuropati perifer, yang sering kali merupakan komplikasi dari diabetes. Kadar gula darah tinggi dalam jangka panjang dapat merusak saraf, terutama di area kaki. Akibatnya, seseorang mungkin tidak menyadari adanya luka atau infeksi karena hilangnya sensitivitas.

Selain diabetes, kekurangan vitamin B12, konsumsi alkohol berlebihan, atau gangguan neurologis lainnya juga dapat menyebabkan gejala serupa.

3. Nyeri Tajam di Tumit saat Bangun Tidur

Jika Anda merasakan nyeri menusuk di bagian tumit ketika pertama kali menginjakkan kaki di pagi hari, ini bisa menjadi tanda plantar fasciitis atau peradangan pada jaringan ikat yang menyambungkan tumit ke jari kaki.

Meski sering dianggap sebagai masalah mekanik akibat aktivitas berlebihan, nyeri semacam ini juga bisa berkaitan dengan penyakit autoimun seperti artritis reumatoid atau ankylosing spondylitis. Di mana peradangan sistemik menyerang sendi termasuk area tumit.

4. Menyeret Kaki saat Berjalan

Jika Anda merasa langkah kaki seperti tertarik, tersandung lebih sering, atau kesulitan mengangkat bagian depan kaki saat berjalan, mungkin Anda mengalami foot drop. Gejala ini terjadi saat otot yang berfungsi mengangkat kaki melemah, dan biasanya berkaitan dengan gangguan pada saraf atau sistem neurologis.

Seperti stroke, multiple sclerosis, atau herniasi diskus di tulang belakang. Foot drop merupakan gejala yang patut diwaspadai karena bisa menjadi tanda awal dari gangguan saraf yang serius.

5. Gatal Kronis dan Kulit Kaki Pecah-pecah

Gatal pada kaki yang tidak kunjung sembuh atau terus berulang, apalagi disertai kulit pecah-pecah dan kemerahan, bisa menunjukkan adanya infeksi jamur seperti kutu air (athlete’s foot).

Meskipun umum terjadi, penderita diabetes memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi ini karena sistem imun yang lemah dan kadar gula darah yang tinggi. Di samping itu, eksim dan psoriasis, dua kondisi kulit kronis, juga bisa muncul pertama kali di area kaki.

Topik Menarik