Pemkab Malang Restui Arema Berkandang di Stadion Kanjuruhan

Pemkab Malang Restui Arema Berkandang di Stadion Kanjuruhan

Nasional | sindonews | Sabtu, 3 Mei 2025 - 18:24
share

Arema FC selangkah lagi berkandang di Stadion Kanjuruhan, Malang, menjelang akhir Liga 1 musim 2024-2025. Manajemen Arema sudah menandatangani kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang.

Penandatanganan kerja sama dilakukan antara General Manager Arema FC Muhammad Yusrinal Fitriandi dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Malang M. Hidayat di Kantor Arema FC, Sabtu (3/5/2025). Penandatanganan ini juga membuka kesempatan laga kandang pertama melawan Persik Kediri, pascastadion yang menjadi saksi tewasnya 135 orang di Sabtu 1 Oktober 2022.

Yusrinal Fitriandi menyampaikan, kesepakatan ini merupakan langkah awal yang krusial untuk mengaktifkan kembali Stadion Kanjuruhan sebagai arena pertandingan sepak bola profesional.

"Alhamdulillah, hari ini, 3 Mei 2025, kita resmi melakukan penandatanganan MOU dengan Pemkab Malang. Ini adalah fondasi awal yang sangat penting untuk memulai kembali aktivitas pertandingan di Stadion Kanjuruhan," ungkap Yusrinal Fitriandi, Sabtu (3/5/2025).

Dalam waktu dekat, Stadion Kanjuruhan akan kembali bergemuruh menyambut kedatangan dua lawan tangguh di sisa kompetisi Liga 1 musim ini. Arema dijadwalkan menjamu Persik pada 11 Mei 2025, dan selanjutnya berhadapan dengan Semen Padang pada 25 Mei 2025.

Inal, sapaan akrabnya menjelaskan, jalinan kerja sama ini tidak hanya terbatas pada dua laga kandang terakhir musim ini. MOU ini juga menjadi momentum awal bagi Arema untuk mempersiapkan diri menyambut Liga 1 musim 2025/2026 yang direncanakan kick-off pada Agustus mendatang.

Manajemen Arema sangat mengharapkan dukungan penuh dan partisipasi aktif dari seluruh elemen suporter, Aremania, dalam menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif selama pertandingan berlangsung. Mengingat Stadion Kanjuruhan telah memenuhi standar FIFA, aspek keselamatan menjadi prioritas utama.

"Kami sangat berharap dukungan dan keterlibatan aktif dari seluruh Aremania dalam menjaga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan. Stadion Kanjuruhan telah memiliki standar FIFA, dan mari kita jaga bersama," kata Yusrinal.

Dengan kembalinya Arema berkandang di tanah kelahirannya, diharapkan sinergi yang kuat antara klub, suporter, dan seluruh elemen sepak bola di Malang Raya dapat terjalin semakin erat. Langkah ini diyakini akan membangkitkan kembali gairah sepak bola Malang dengan semangat dan performa yang lebih baik, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas.

"Arema FC memohon doa restu kepada semua pihak termasuk para keluarga korban Tragedi Kanjuruhan agar dapat kembali berjaya di kandang sendiri dengan semangat baru dan meraih prestasi yang lebih membanggakan," pungkas Yusrinal.

Sementara itu, Kadispora Kabupaten Malang M. Hidayat menyampaikan rasa syukurnya dengan penandatanganan MOU dengan Arema menjadikan sinergi yang baik tentang pemanfaatan Stadion Kanjuruhan. Ia berharap stadion yang megah ini bisa dijaga dan memberikan manfaat kepada masyarakat Kabupaten Malang dan Arema.

"Mari kita rawat dan jaga stadion ini dengan lebih bermanfaat dan berprestasi bagi banyak pihak, utamanya di Kabupaten Malang. Kami sampaikan terima kasih kepada Arema FC yang juga banyak memberikan saran masukan terkait pengelolaan stadion," katanya.

Sebagai informasi, Stadion Kanjuruhan Malang menjadi stadion dari puluhan stadion yang diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto secara serentak pada Senin, 17 Maret 2025 lalu. Peresmian digelar dari Stadion Gelora Delta Sidoarjo dan diikuti secara virtual oleh pemerintah daerah, tempat stadion masing-masing diresmikan.

Stadion Kanjuruhan direnovasi sejak 4 September 2023 lalu yang memakan anggaran Rp357 miliar. Renovasi stadion dilaksanakan pascaperistiwa Tragedi Kanjuruhan, yang menelan 135 jiwa dan sekitar 600 orang lebih terluka, pada Sabtu 1 Oktober 2022 usai laga Arema vs Persebaya Surabaya.

Pascadirenovasi, Stadion Kanjuruhan kini menempati luas stadion 3,4 hektare dari 4,8 hektare luas lahan keseluruhan area stadion. Sementara total daya tampung di angka 21.603 penonton.

Terdiri dari 108 kursi untuk tribun VVIP, VIP sebanyak 2.465 kursi, tribun media sebanyak 134 kursi, dan disabilitas sebanyak 16 kursi, untuk tribun barat. Sisanya di tribun timur mampu menampung 4.352 penonton, serta di tribun utara dan selatan yang masing-masing menyediakan 7.264 kursi.

Topik Menarik