3 Film di 2025 dengan Penonton Terbanyak, Jumbo Jadi Animasi Terlaris

3 Film di 2025 dengan Penonton Terbanyak, Jumbo Jadi Animasi Terlaris

Gaya Hidup | sindonews | Kamis, 1 Mei 2025 - 04:30
share

Ada tiga film di 2025 dengan penonton terbanyak dan sukses besar secara komersial hingga meraih pujian dari kritikus. Pencapaian ini pun menjadi momentum kebangkitan perfilman nasional.

Dari daftar film di 2025 dengan penonton terbanyak, Jumbo berhasil mencuri perhatian publik sebagai film animasi Indonesia terlaris sepanjang tahun ini. Mengusung cerita yang penuh nilai moral dan visual yang memukau, Jumbo tidak hanya berhasil meraih hati anak-anak, tetapi juga menarik perhatian keluarga Indonesia dari berbagai kalangan.

Tayang perdana di awal tahun, Jumbo langsung menggebrak box office nasional dan berhasil melampaui angka jutaan penonton dalam waktu singkat. Bahkan mengungguli film-film blockbuster lokal dan internasional lainnya.

Dengan capaian ini, Jumbo resmi menjadi film animasi Indonesia terlaris 2025, sekaligus mengukir sejarah baru dalam industri perfilman Tanah Air. Berikut daftar film Indonesia di 2025 dengan penonton terbanyak dilansir dari IMDb, Kamis (1/5/2025).

3 Film di 2025 dengan Penonton Terbanyak

1.Jumbo

Foto/IMDb

Film animasi Jumbo berhasil mencetak tonggak baru dalam sejarah perfilman Indonesia dengan meraih lebih dari 7,7 juta penonton, menjadikannya sebagai film animasi lokal terlaris sepanjang masa.

Disutradarai oleh Ryan Adriandhy, Jumbo menceritakan kisah menyentuh tentang Don, bocah 10 tahun yang sering diabaikan karena postur tubuhnya yang besar. Hidupnya berubah saat ia menemukan buku cerita peninggalan orang tuanya, yang membawanya dalam sebuah perjalanan ajaib bersama peri mungil bernama Meri.

Dari petualangan tersebut, Don belajar banyak tentang keberanian, arti persahabatan sejati, dan pentingnya mencintai diri sendiri. Tayang perdana pada 31 Maret 2025, tepat saat momen libur Lebaran, Jumbo langsung mencuri perhatian publik.

Dalam pekan pertama saja, film ini sukses mengumpulkan lebih dari 1 juta penonton, menunjukkan antusiasme luar biasa dari masyarakat. Tak hanya memecahkan rekor di dalam negeri, Jumbo juga mencatat sejarah sebagai film animasi Indonesia pertama yang tayang serentak di 17 negara.

Termasuk Malaysia, Singapura, dan Rusia. Keberhasilannya menjangkau pasar internasional menjadikannya kebanggaan baru bagi industri animasi Tanah Air. Lebih mengesankan lagi, Jumbo kini menyandang predikat sebagai film animasi Asia Tenggara dengan pendapatan tertinggi, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh Mechamato Movie asal Malaysia.

2.Pabrik Gula

Foto/IMDb

Film Pabrik Gula menorehkan pencapaian luar biasa sebagai film dengan penonton terbanyak kedua di Indonesia tahun ini, dengan total lebih dari 4,6 juta penonton. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa film bergenre horor yang sarat muatan sejarah mampu menarik perhatian luas dari publik.

Diproduksi oleh MD Pictures, film ini menyajikan kisah perjuangan para buruh di masa lalu, dibalut dengan atmosfer horor yang intens dan latar sejarah yang kuat. Pabrik Gula berhasil menggabungkan unsur supranatural dengan narasi perjuangan kelas pekerja, menciptakan tontonan yang menegangkan sekaligus menyentuh secara emosional.

Sejak tayang perdana, film ini langsung mencuri perhatian. Dalam empat hari pertama, Pabrik Gula sukses menembus angka 1 juta penonton, membuktikan daya tarik kuat dari ceritanya yang berakar pada kisah nyata dan horor lokal.

Menariknya, ide cerita film ini berawal dari sebuah utas viral karya SimpleMan di media sosial, penulis yang sebelumnya juga sukses lewat kisah KKN di Desa Penari. Adaptasi dari kisah tersebut kemudian dikembangkan menjadi sebuah film yang sarat atmosfer dan makna.

3.Petaka Gunung Gede

Foto/IMDb

Berada di urutan ketiga film dengan penonton terbanyak tahun ini, Petaka Gunung Gede sukses menyedot perhatian lebih dari 3,2 juta penonton. Film ini menghadirkan kisah dramatis tentang letusan besar Gunung Gede dan bagaimana peristiwa tersebut mengguncang kehidupan masyarakat di sekitarnya.

Dengan balutan efek visual canggih dan sinematografi mengesankan, Petaka Gunung Gede membawa penonton menyelami ketegangan dan rasa takut yang dialami para tokoh saat bencana melanda. Adegan-adegan evakuasi yang intens dan gambaran kehancuran akibat letusan membuat emosi penonton teraduk sejak awal hingga akhir film.

Antusiasme penonton pun sangat tinggi. Film ini mendapat banyak pujian, khususnya atas tampilan visualnya yang realistis dan detail, yang mampu menyuguhkan pengalaman sinematik mendalam. Tak sedikit yang menyebut Petaka Gunung Gede sebagai salah satu film bergenre bencana alam terbaik yang pernah diproduksi di Indonesia.

Topik Menarik